Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Salah Pilih Cawapres, Jokowi Bisa Gagal Jadi RI 1
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sampai saat ini Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) belum juga mengumumkan siapa figur calon wakil presiden (cawapres) yang bakal mendamping calon presiden (capres) Jokowi dalam pemilu presiden (pilpres) mendatang. Sejumlah nama santer disebut-sebut sebagai calon yang nantinya bakal mendampingi Jokowi. Beberapa nama-nama kandidat cawapres berasal dari berbagai kalangan. Mulai dari tokoh partai politik, militer hingga profesional.
Sebut saja, Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahja Purnama (Ahok), mantan Ketua MK Mahfud MD, Ketua KPK Abraham Samad, Menko Perekenomian Hatta Rajasa, mantan KASAD Jenderal TNI Purnawirawan Ryamizard Ryacudu, dan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK).
Terkait sejumlah nama kandidat cawapres, pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago memandang perlu adanya pemikiran yang lebih matang dalam menentukan bakal calon orang nomor dua di negeri ini.
"Kalau Jokowi salah pilih wakilnya, maka bisa tumbang, bisa terkubur dengan capres lain," kata dosen ilmu politik UIN Syarif Hidayatullah itu.
Hal senada diungkapkan peneliti senior dari Political Communication (Polcomm) Institute, Afdhal Makkuraga Putra. Dalam memilih pendamping ada beberapa pertimbangan yang menjadi perhatian Jokowi, maupun PDIP.
"Cawapres Jokowi nanti harus berpengalaman dan mampu menarik pemilih dari luar jawa. Saya melihat PDIP harus cermat dan tidak boleh gegabah dalam menentukan cawapres. Jika keliru, maka akan mempengaruhi tingkat keterpilihan bagi capres yang diusungnya," kata Afdhal.
Terlebih, kata Afdhal, perolehan suara PDIP dalam pemilu legislatif tidak besar. Karena itu cawapres yang akan disandingkan dengan Jokowi harus mampu menarik suara PDIP dalam pilpres mendatang.
Dia menyarankan dari sejumlah nama yang telah dikantongi PDIP, pilih figur yang berpengalaman di pemerintahan dan memiliki pengaruh, khususnya dukungan dari luar Jawa.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5902 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan