Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Kepala Sekolah Diperiksa, Tidak Tahu Kalau Itu Porno
Senin, 15 Juni 2015,
12:40 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Pasca beredarnya foto murid sekolah dasar tengah berjoged dengan pose porno dengan seorang penari joged perempuan pada acara perpisahan murid sekolah, Kepala Sekolah SD 5 Tukadaya Jembrana, TH Suryatini langsung diperiksa.
TH Suryatini Diperiksa Kabid Pendidikan Dasar Disdikpobud Jembrana, Nyoman Wenten. Dalam pemeriksaan, Suryatini mengaku tidak mengetahui jika tarian tersebut mengandung unsur pornografi, dengan alasan dirinya bukan asli Bali.
"Tarian ini merupakan sumbangan dari salah satu anggota komite sekolah, bukan pihak sekolah yang sengaja menampilkan tarian porno tersebut,"jelas Suryatini.
Sebelumnya, foto murid sekolah dasar tengah berjoged dengan pose porno dengan seorang penari joged perempuan, beredar di media sosial Bali. Foto ini dikecam para netizen karena dinilai dapat merusak moral para siswa SD yang masih di bawah umur.
Dari pantauan Beritabali.com, setidaknya ada dua buah foto yang beredar di media sosial facebook. Selain pose siswa SD tengah bergoyang joged porno dengan penari joged perempuan, di belakangnya terdapat spanduk acara tersebut. Tertulis "Resepsi Kenaikan Kelas dan Perpisahan SD Negeri 5 Tuka...(tulisan tertutup gambar) 13 Juni 2015". Diduga foto yang meresahkan warga ini diambil di SD Negeri 5 Tukadaya Jembarana.
Beredarnya foto joged porno siswa SD di sekolah ini mendapat respon dari warga Bali. Mayoritas mengecam foto tersebut karena tarian joged seronok tidak pantas disuguhkan kepada siswa SD, apalagi digelar di sekolahnya sendiri.
"Moral anak-anak SD dirusak di sekolahnya sendiri. Tolong jangan rusak moral anak-anak kami," ujar seorang warga, Putu Agus. "Pecat saja kepala sekolahnya, ini sudah keterlaluan, kok anak SD disuguhkan tarian joged porno di sekolah," ujar Dharma Utama, warga Bali lainnya.
Berita Jembrana Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5902 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026