Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Isak Tangis Iringi Kepulangan Jenazah Engeline ke Banyuwangi

Selasa, 16 Juni 2015, 18:20 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Jenazah Engeline (8), Selasa sore (16/6/2015) sekitar pukul 15.40 Wita dipulangkan ke kampung halamannya di Banyuwangi, Jatim. Jenazah bocah kelas 2 SD 12 Sanur Denpasar itu diangkut dengan mobil ambulans milik Ikatan Keluarga Banyuwangi (Ikawangi).
 
Saat jenasah bocah manis yang awalnya dilaporkan hilang itu dibawa dari Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah, Denpasar, isak tangis pun tak terbendung dari orang tua kandung Engeline yakni Hamidan dan Rosidik.
 
Maklum saja, pasca diadopsi ortu angkat Margriet Christina Megawe sejak lahir, orang tua kandungnya baru bisa melihat anak perempuanya yang belum pernah bertemu selama delapan tahun lamanya.
 
Sebelum diangkut mobil ambulans, jenazah Engeline dibacakan doa. Warga Denpasar yang prihatin dan ingin mengantarkan jenazah Engeline, tampak menteskan air mata saat mereka mendoakan bocah yang menjadi perhatian publik di Tanah Air itu.
 
"Selamat jalan Engeline. Semoga tenang dan masuk Sorga," ucap mereka.
 
Ratusan Warga Iringi Pemulangan Jenazah Engeline 
 
Sebagai rasa duka yang mendalam, ratusan warga yang prihatin dan simpatisan berkumpul di depan kamar jenazah RSUP Sanglah Bali untuk melihat dari dekat proses pemulangan jenazah Engeline (8) ke kampung halamannya di Banyuwangi, Jawa Timur.
 
Banyaknya warga yang ingin melihat pemberangkatan bocah kelas 2 SD Sanur itu, membuat petugas kepolisian dan keamanan rumah sakit harus melakukan pengamanan ekstra ketat.
 
Mobil ambulans yang membawa jenasah Engeline yang sudah siap di halaman depan kamar jenazah RSUP Sanglah sejak pagi, akhirnya Selasa (16/6/2015) sore membawa jenasah bocah manis yang dibunuh dan dikubur didalam rumah orang tua angkatnya di Jalan Sedap Malam No 26 Denpasar.
 
Selain warga, juga tampak hadir perwakilan Pemkab Banyuwangi dan Pemkot Denpasar untuk menyaksikan pemberangkatan jenasah Engeline. Tidak ketinggalan, orangtua kandung Engeline yakni Hamidah dan Rosyidi juga hadir, setelah menjalani pemeriksaan di Polda Bali.
 
 
Seperti dijetahui, bocah Engeline (8) sebelumnya dilaporkan hilang sejak 16 Mei 2015 lalu. Jasadnya ditemukan terkubur di dekat kandang ayam belakang rumah orangtua angkatnya, Margarieth Christina Magawe di Jl. Sedap Malam, Denpasar, Bali pada 10 Juni lalu.
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami