Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 12 September 2026
16 Kilometer Bibir Pantai Buleleng Abrasi Parah
Selasa, 12 Januari 2016,
11:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Buleleng, Bali mencatat sedikitnya 16 kilometer bibir pantai yang ada di wilayah Kabupaten Buleleng masih mengalami abrasi cukup parah. Namun, kewenangan perbaikan terkait abrasi ini dilakukan oleh Pemerintah Pusat.
Kepala Dinas PU Kabupaten Buleleng, Nyoman Gede Suryawan mengungkapkan, Dinas PU Buleleng hanya melakukan pemantauan dan pelaporan ke Pemerintah Pusat. “Sementara secara teknis penanganan abrasi di lakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum,” ujar Suryawan, Sabtu (9/1/2016), seperti dilansir koranbuleleng.com.
Panjang abrasi di Buleleng secara bertahap memang sudah mulai berkurang hingga kin menyisakan sampai 16 kilometer, karena sebagian telah dilakukan penanganan oleh pemerintah.
Suryawan mengungkapkan, penanganan abrasi di wilayah perairan Buleleng dilakukan dengan system armol. Sistem ini dinilai cukup relevan dengan karakteristik pantai di Buleleng.
Dari sisi anggaran, penanganan abrasi ini memang cukup mahal. “Kalau sekarang mungkin Rp.12 Juta per meter. Memang menguras anggaran dan ini menjadi salah satu pertimbangan penanganan abrasi dilakukan oleh Pemerintah pusat,” ujar.
Beberapa lokasi pantai yang masih mengalami abrasi merata di wilayah Buleleng dari Timur sampai barat.
Berita Buleleng Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
01
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
02
03
04
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
05
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 731 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026