Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Baru Umur Sebulan, Jembatan Rp 1,5 Miliar di Buleleng Sudah Rusak
Sabtu, 6 Februari 2016,
08:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Belum berumur lebih dari sebulan, sebuah jembatan dengan nilai proyek hampir mencapai angka Rp 1,5 Miliar di Kabupaten Buleleng sudah mengalami kerusakan.
Hal tersebut diakui Camat Seririt, Nyoman Riang Pustaka, yang mengaku kondisi jembatan penghubung Desa Unggahan dengan Desa Ularan tersebut sudah diketahui Kepala Dinas Pekerjaan Umum pemerintahan kabupaten yang terletak di Utara Pulau Bali itu.
“Kerusakan sudah sejak hari Minggu (24/1/2016) lalu. Dan sudah dilaporkan kepada pihak Dinas PU Kabupaten Buleleng. Katanya mau di gali dan ditimbun ulang karena kemungkinan tidak bagus padatnya sewaktu dikerjakan,” ujar Riang Pustaka, Jumat (5/2/2016).
Jembatan sepanjang 16 meter yang jadi penghubung antara Desa Unggahan dengan Desa Ularan tersebut amlas pada sisi barat yang kerusakannya kisaran panjang 10 meter dengan lebar area keretakan hampir mencapai dua meter. Menurut Riang Pustaka, kondisi hujan yang turun belakangan hari pun kemungkinan besar menjadi penyebab dari kerusakan tersebut.
Jembatan yang berada di wilayah Kecamatan Seririt tersebut dikerjakan sejak Juni 2015 dan baru selesai dikerjakan pada Desember 2015. Proyek tersebut menggunakan dana APBD Kabupaten Buleleng dengan nilai proyek Rp 1.448.855.000. Dan yang mengerjakannya adalah CV Kabi Karya Permai yang menurut informasi beralamat di kawasan Desa Canggu, Kabupaten Badung.
Satu ruas jalan dari Jembatan tersebut kini sudah tidak bisa dilewati dan hanya ruas sisanya yang sementara digunakan oleh para pengemudi kendaraan bermotor. Selain amblas, keretakan yang terjadi pun sudah cukup dekat dengan salah satu tiang pancang jembatan. Lokasi jembatan penghubung antara Unggahan dan Desa Ularan tersebut sempat menjadi target kunjungan kerja Bupati Buleleng.
Menurut Riang Pustaka, kerusakan tersebut harus segera ditindak lanjuti oleh pihak Dinas PU Kabupaten Buleleng untuk mencegah kerusakan yang lebih parah. Kondisi tersebut mengingat situasi cuaca dan tingginya curah hujan yang turun belakangan hari di kawasan Kecamatan Seririt pada khususnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PU Kabupaten Buleleng, I Nyoman Gede Suryawan, mengatakan telah mengetahui kerusakan itu. Menurutnya, kerusakan yang terjadi saat ini masih menjadi tanggung jawab dari CV. Kabi Karya Permai. Pasalnya, ada masa tahapan pemeliharaan jembatan tersebut pasca selesai dikerjakan oleh kontraktor.
Menurut Suryawan, pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan pihak CV. Kabi Karya Permai dan akan dikerjakan secepatnya untuk mempertanggungjawabkan kerusakan tersebut. Bahkan, lanjutnya sudah mulai dimasukan bahan material sejak Kamis (4//2). Bagian yang ambas pun sudah dibongkar untuk di timbun kembali dengan tanah.
Suryawan mengaku memberikan jaminan terhadap kekuatan dari konstruksi jembatan yang baru berumur satu bulan itu. Ia pun memberikan jaminan keamanan terhadap kendaraan yang lewat diatasnya walau dalam kondisi kerusakan yang sekarang terjadi. Kata Suryawan, rangka dari konstruksi tersebut berbeda dengan pondasi tempat terjadinya kerusakan.
Berita Buleleng Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026