Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Baru Umur Sebulan, Jembatan Rp 1,5 Miliar di Buleleng Sudah Rusak
Sabtu, 6 Februari 2016,
08:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Belum berumur lebih dari sebulan, sebuah jembatan dengan nilai proyek hampir mencapai angka Rp 1,5 Miliar di Kabupaten Buleleng sudah mengalami kerusakan.
Hal tersebut diakui Camat Seririt, Nyoman Riang Pustaka, yang mengaku kondisi jembatan penghubung Desa Unggahan dengan Desa Ularan tersebut sudah diketahui Kepala Dinas Pekerjaan Umum pemerintahan kabupaten yang terletak di Utara Pulau Bali itu.
“Kerusakan sudah sejak hari Minggu (24/1/2016) lalu. Dan sudah dilaporkan kepada pihak Dinas PU Kabupaten Buleleng. Katanya mau di gali dan ditimbun ulang karena kemungkinan tidak bagus padatnya sewaktu dikerjakan,” ujar Riang Pustaka, Jumat (5/2/2016).
Jembatan sepanjang 16 meter yang jadi penghubung antara Desa Unggahan dengan Desa Ularan tersebut amlas pada sisi barat yang kerusakannya kisaran panjang 10 meter dengan lebar area keretakan hampir mencapai dua meter. Menurut Riang Pustaka, kondisi hujan yang turun belakangan hari pun kemungkinan besar menjadi penyebab dari kerusakan tersebut.
Jembatan yang berada di wilayah Kecamatan Seririt tersebut dikerjakan sejak Juni 2015 dan baru selesai dikerjakan pada Desember 2015. Proyek tersebut menggunakan dana APBD Kabupaten Buleleng dengan nilai proyek Rp 1.448.855.000. Dan yang mengerjakannya adalah CV Kabi Karya Permai yang menurut informasi beralamat di kawasan Desa Canggu, Kabupaten Badung.
Satu ruas jalan dari Jembatan tersebut kini sudah tidak bisa dilewati dan hanya ruas sisanya yang sementara digunakan oleh para pengemudi kendaraan bermotor. Selain amblas, keretakan yang terjadi pun sudah cukup dekat dengan salah satu tiang pancang jembatan. Lokasi jembatan penghubung antara Unggahan dan Desa Ularan tersebut sempat menjadi target kunjungan kerja Bupati Buleleng.
Menurut Riang Pustaka, kerusakan tersebut harus segera ditindak lanjuti oleh pihak Dinas PU Kabupaten Buleleng untuk mencegah kerusakan yang lebih parah. Kondisi tersebut mengingat situasi cuaca dan tingginya curah hujan yang turun belakangan hari di kawasan Kecamatan Seririt pada khususnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PU Kabupaten Buleleng, I Nyoman Gede Suryawan, mengatakan telah mengetahui kerusakan itu. Menurutnya, kerusakan yang terjadi saat ini masih menjadi tanggung jawab dari CV. Kabi Karya Permai. Pasalnya, ada masa tahapan pemeliharaan jembatan tersebut pasca selesai dikerjakan oleh kontraktor.
Menurut Suryawan, pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan pihak CV. Kabi Karya Permai dan akan dikerjakan secepatnya untuk mempertanggungjawabkan kerusakan tersebut. Bahkan, lanjutnya sudah mulai dimasukan bahan material sejak Kamis (4//2). Bagian yang ambas pun sudah dibongkar untuk di timbun kembali dengan tanah.
Suryawan mengaku memberikan jaminan terhadap kekuatan dari konstruksi jembatan yang baru berumur satu bulan itu. Ia pun memberikan jaminan keamanan terhadap kendaraan yang lewat diatasnya walau dalam kondisi kerusakan yang sekarang terjadi. Kata Suryawan, rangka dari konstruksi tersebut berbeda dengan pondasi tempat terjadinya kerusakan.
Berita Buleleng Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2822 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2038 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1986 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1804 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026