Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Anjing Liar Rabies Gigit Dua Warga di Desa Jegu
Kamis, 17 Maret 2016,
01:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Anjing liar yang dinyatakan positif Rabies menggigit dua warga di Banjar Ngis Kelod, Desa Jegu,Kecamatan Penebel, Tabanan. Dua warga setempat yang apes itu adalah I Nyoman Sumada (71) dan memantunya Nyoman Suratnya (45).
I Nyoman Sumada (71) Rabu (16/3) menuturkan, Sabtu pagi (19/3) ia hendak berangkat ke kandang babi miliknya. Saat diperjalanan ia dipanggil oleh temanya yang sedang duduk di warung. Karena dipanggil ia kemudian mendekat. Namun tiba-tiba anjing liar datang dan menggigit kaki kirinya.
“ Saya kaget dan langsung anjing liara itu dan lari,” ungkap Sumada.
Setelah digigit ia langsung membersihkan kaki kirinya yang luka akibat gigitan anjing liar itu. “Saya cuci pakai sabun di sungai,”jelasnya.
Tak berselang lama ia kemudian pergi ke Puskesemas Penebel untuk mendapatkan VAR. “Dan tanggal 19 Maret 2016 ini akan mendapatkan vaksin lagi, dan hari ini (kemarin,Red) cuma check up saja ke Puskesmas,” imbuhnya Rabu (16/3).
Perbekel Desa Jegu I Made Edy Wirawan membenarkan dua warganya digigit anjing liar. Ia sudah melaporkan peristiwa itu ke Dinas Peternakan Kabupaten Tabanan. Petugas Disnak kemudian terjun langsung dan langsung mengambil sampel otak anjing yang menggigit korban, dan anjing tersebut positif rabies.
Sejatinya seluruh warga sudah dihimbau untuk mengkandangkan anjing peliharaannya namun nyatanya masih banyak ada anjing liar yang asalnya dari luar Banjar Ngis. “Ada saya masyarakat luar Banjar Ngis yang membuang anak anjing di Lapangan Banjar Ngis Kelod,” ujarnya.
Edy Wirawan menambahkan Banjar Ngis sendiri sudah memiliki Perarem mengenai rabies, dimana pemilik anjing yang membawa virus rabies harus menanggung segala biaya pengobatan korban yang digigit anjing hingga proses pengabenan apabila terbukti positif rabies.
Tahun-tahun sebelumnya juga banyak warga di Banjar Ngis yang positif Rabies. Tahun 2014 sebanyak 7 warga setempat positif rabies, tahun 2015 bertambah menjadi 9 orang positif rabies. Dan pada bulan maret 2016 dua orang Banjar Ngis sendiri selama tiga tahun terakhir selalu
menjadi langganan Rabies. Di tahun 2014 terdapat 7 orang warga digigit anjing positif rabies, tahun 2015 terdapat 9 orang warga digigit anjing positif rabies dan di tahun 2016 per bulan Maret ada dua orang digigit anjing positif rabies.
Berita Premium
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5900 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4628 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2238 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026