Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 28 Juli 2026
Kawasan Tandus Jimbaran Diubah Jadi Kebun Sayur
Kamis, 1 September 2016,
09:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Jimbaran. Kawasan Bukit di wilayah Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali selama ini dikenal sebagai daerah tandus. Namun kini kawasan tandus ini berhasil diubah menjadi area perkebunan tanaman sayur dan buah-buahan yang bermanfaat ekologis namun juga ekonomis.
"Kami ingin mengubah lahan tandus di Jimbaran agar menjadi lebih produktif dengan tanaman sayur dan buah menggunakan pupuk organik," kata Direktur Perencanaan dan Desain PT Jimbaran Hijau Dedi Halim, Saat panen sayur bersama Rabu (31/8).
Untuk mewujudkan kebun sayuran ini, pihaknya mempergunakan pupuk organik yang dibuat dari sampah atau bekas-bekas tumbuhan, limbah kotoran sapi yang kemudian menjadi pupuk cair.
Hasilnya, dalam tempo dua bulan saja, sudah bisa membuahkan hasil. Tanaman sayuran dan buah seperti kangkung, terong, tomat, cabai, mayones, pisang, pepaya, lombok, labu bisa tumbuh dengan baik.
Dengan Model konsep 3 P (people, planet, dan provit), maka akan memberdayakan masyarakat setempat dan memberikan hasil yang nyata untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sementara penggagas gerakan berkebun sayur dan buah di kawasan tandus Jimbaran, Putu Agung Prianta, menyatakan, lewat kegiatan ini, warga bisa mengoptimalkan lahan tandus yang ada agar bisa lebih hijau.
"Tidak hanya dibangun hotel-hotel, kita juga harus lebih peduli pada penghijauan dan lingkungan. Jimbaran ini dikenal kering, tapi jika mau kita pasti bisa membuatnya hijau. Mimpi saya adalah Jimbaran ini bisa punya kebun sayur, tidak perlu datangkan lagi dari luar, bisa swasembada sayur. Itu mimpi saya suatu hari nanti untuk wilayah Jimbaran," ujarnya.
Kegiatan "Mari Berkebun" ini, merupakan langkah awal Agung untuk mewujudkan kawasan Jimbaran menjadi kawasan yang lebih baik. Ia tidak ingin Jimbaran di masa yang akan datang padat oleh hotel berbintang yang mewah dan terkesan ekslusif.
"Saya ingin membuat Jimbaran menjadi tujuan wisata yang lebih baik. Kita mau mendesign Jimbaran menjadi suatu tempat, dimana kita bisa live, work, and play, dan juga learn (hidup, bekerja, bermain, dan belajar). Jadi kegiatan mari berkebun ini merupakan kombinasi dari bermain dan kegiatan outdoor, dimana anak-anak sekolah dasar bisa belajar menanam dan berkebun,"ujarnya.[bbn/psk]
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3879 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2475 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2013 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1939 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1795 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026