Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 15 September 2026
Kasus Dimas Kanjeng, Pastika : Masyarakat Kita Sedang Tersesat
Sabtu, 8 Oktober 2016,
06:20 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Gubernur Bali Made Mangku Pastika menilai para korban kasus penggandaan uang yang dilakukan Dimas Kanjeng Taat Pribadi sebagai orang-orang yang sedang "tersesat".
"Kalau urusannya mau menambah kekayaan seperti itu (menggandakan uang), itu membuktikan masyarakat kita sedang tersesat," kata Pastika usai melantik pejabat struktural eselon II Pemprov Bali, di Denpasar, Jumat (7/10/2016).
Menurut Pastika, secara garis besar ada tiga tipe manusia dalam menjalankan kehidupannya yakni yang hidup nyasar, hidup bayar, dan hidup sadar.
"Ini korban penggandaan uang untuk orang-orang yang nyasar sebenarnya, dia tidak tahu dirinya siapa, mau kemana, cita-citanya apa, nggak ngerti sehingga berada dalam kegelapan dan tersesat," ungkapnya.
Mantan Kapolda Bali itu menilai jika orang yang hidupnya "sadar" tentu tahu benar bahwa menggandakan uang itu jelas-jelas bisa terkena hukum pidana dan bagaimana mungkin orang begitu saja bisa membuat uang.
"Ini untuk orang-orang yang menurut saya agak tersesat, mudah-mudahan bisa kembali ke jalan yang benar," seloroh Pastika, dilansir baliberkarya.
Dia tidak memungkiri, menjadi kebebasan setiap orang untuk menjadi pengikut Dimas Kanjeng Taat Pribadi yang memiliki padepokan di Probolinggo, Jawa Timur tersebut, entah itu profesinya sebagai PNS, TNI, Polri ataupun masyarakat umum.
"Tetapi harus tanggung jawab. Kalau Polri misalnya, dia tahu ini pidana, harus ditindak justru, bukan malah ikut di situ," kata Pastika.
Pengaruh Dimas Kanjeng Taat Pribadi yang juga menjadi tersangka atas pembunuhan dua pengikutnya itu juga telah merambah ke Bali. Kepolisian Resor Tabanan, Bali, sebelumnya telah menutup cabang Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi yang berada di daerah Pupuan, Tabanan.
Sejumlah warga di Kabupaten Jembrana dan Kota Denpasar sempat menyampaikan informasi bahwa turut menjadi korban penipuan Dimas Kanjeng Taat Pribadi dengan kerugian mencapai miliaran rupiah.[bbn/bbk/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5364 Kali
02
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3445 Kali
03
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2266 Kali
04
05
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1061 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026