Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 28 April 2026
Beras RI Termahal Se-Asean, Menko Darmin Gregetan
Selasa, 29 November 2016,
09:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com - Jakarta. Menko Perekonomian Darmin Nasution mengakui saat ini harga beras di Indonesia 70 persen lebih mahal jika dibandingkan dengan negara-negara di kawasan ASEAN.
Padahal, kata Darmin, jika produksi beras di Indonesia melimpah, ini adalah sebuah dilema bagi Indonesia, lantaran tidak bisa mengekspor berasnya dengan harga yang mahal.
"Bayangkan jika produksi beras melimpah sedangkan harga kita 70 persen di atas harga internasional. Mau diapain? Mau dibuang? Mau di ekspor? Tidak ada yang beli karena harganya mahal," cetus Darmin di Rakornas Kadin di Hotel Pullman, Jakarta, Senin (28/11).
BACA JUGA:
- Singapura Ingatkan Tingginya Ancaman Militan Islam
- Aung San Suu Kyi Dukung Pembantaian Rohingya?
- ISIS Bangun Basis di Filipina, TNI Harus Tegas
Maka dari itu, kata Darmin, mekanisme sistem perberasan di tanah air harus segera diselesaikan, sehingga harga beras nasional bisa bersaing dengan negara lain, jika melakukan ekspor beras.
"Pangan kita hampir semuanya lebih mahal dari harga di internasional. Artinya sebetulnya diperlukan mekanisme lain, kalau kita kurang kita bisa impor dan lebih kita bisa ekspor," katanya.[idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3766 Kali
02
03
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1706 Kali
04
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026