Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Mars Miliki Persediaan Es Melimpah
Selasa, 29 November 2016,
19:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com - Auatin. Meskipun para ilmuwan belum menemukan air mengalir di Mars, namun mereka telah menemukan es yang melimpah, baik di tudung es di kutub, maupun di tanah yang membeku.
Bercak air beku ini dapat memberi petunjuk tentang bagaimana penampakan Mars di masa lalu dan mungkin akan menjadi penyelamat bagi penjelajah manusia di masa mendatang.
BACA JUGA:
Studi terbaru melaporkan penemuan deposit es di bawah permukaan yang mengandung cukup banyak air beku dan tak terlalu jauh dari permukaan, sehingga bisa didapatkan dengan mudah oleh astronot di masa depan.
Para peneliti NASA melihat deposit es itu pada wilayah yang dikenal sebagai 'Utopia Planitia' atau 'Plain of Paradise'. Terletak di tengah garis ekuator dan kutub utara Mars, deposit es terletak pada kedalaman 0,9 hingga 10 meter di bawah permukaan dan meliputi area yang luasnya setara dengan setengah Pulau Kalimantan.
"Deposit ini mungkin terbentuk ketika hujan salju terkumpul menjadi lapisan es bercampur debu selama periode dalam sejarah Mars saat sumbu planet itu lebih miring dari saat ini," kata Cassie Stuurman, peneliti dari Institut Geofisika di University of Texas at Austin, AS, seperti dilansir National Geographic.
Dengan ketebalan bervariasi antara 79-170 meter, lapisan es itu tampaknya terdiri dari campuran air es dan lumpur. Sementara sebagian besar air yang mungkin pernah menutupi sebagian Mars menguap, deposit ini tampaknya tetap bertahan berkat lokasinya yang berada di bawah tanah, sehingga terlindung dari iklim keras di permukaan planet.
Lapisan es ini juga berpotensi sebagai 'jendela' untuk mengintip masa lalu Mars. Meski saat ini lapisan es di 'Utopia Planitia' dalam kondisi membeku, namun fakta bahwa es tersebut kemungkinan besar dulunya adalah salju menunjukkan bahwa kawasan itu pernah bersuhu lebih hangat di masa lalu.
"Sangat penting untuk memperluas apa yang kita ketahui tentang distribusi dan kuantitas air Mars," ujar Leslie Tamppari, peneliti NASA.
BACA JUGA:
Fakta bahwa deposit es ini begitu dekat dengan permukaan membuatnya sangat menggoda sebagai sumber daya berharga bagi kelangsungan hidup astronaut di masa depan ketika mereka mengeksplorasi Planet Merah itu. Tersedianya akses terhadap air dari es berarti mengurangi satu kekhawatiran dalam perencanaan misi masa depan.
"Kami belum sepenuhnya memahami mengapa es hanya terbentuk di beberapa area permukaan Mars. Pengambilan sampel dan penggunaan es ini di misi masa depan dapat membantu astronaut bertahan hidup, sekaligus membantu para ilmuwan menguak rahasia zaman es Mars," ujar Joe Levy, peneliti dan penulis studi di University of Texas at Austin.
NASA masih membutuhkan banyak penelitian dan waktu lama sebelum siap untuk mengirim penjelajah manusia untuk mengunjungi Mars secara pribadi. Namun, dengan pengetahuan akan situs es ini, akan menjadi lebih mudah untuk memilih spot pendaratan di Mars pada masa yang akan datang. [idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2812 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2033 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1984 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026