Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Polisi Buru Pemanah Perwira Brimob di Serangan
Rabu, 4 Januari 2017,
02:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Jajaran Sat Reskrim Polresta Denpasar dipimpin Kasat Reskrim Kompol Reinhard Habonaran Nainggolan masih memburu pelaku penembak panah kepada Iptu I Wayan Suardika, perwira Intel Brimob Polda Bali. Sebanyak 10 orang warga sudah diamankan dan kini dimintai keterangan di Polsek Denpasar Selatan.
Kompol Reinhard menegaskan, semua barang bukti diamankan dari insiden demo di Kampung Bugis Serangan, Selasa (3/1) kemarin. Barang bukti yang diamankan terdiri dari senjata tajam, alat penembak ikan, panah yang terbuat dari besi dan bambu, bom ikan dan tongkat yang digunakan sebagai alat pemukul.
“Kami sudah mengamankan 10 orang yang diduga terlibat dalam insiden bentrok tersebut,” jelasnya.Ke 10 orang warga yang diamankan diduga terlibat pemblokiran jalan, melawan petugas dan membawa panah.
“Jadi, ke 10 orang warga ini bermacam macam aktifitas, ada yang memblokir jalan sehingga tidak bisa petugas masuk dengan alat berat, ada yang melawan petugas dan ada yang membawa panah. Sehingga kami melakukan tindakan tegas kepolisian,” beber perwira asal Sumatera Utara ini.
Kompol Reinhard mengakui bahwa ada anggota Brimob berpakaian preman tertembus panah di bagian paha kirinya. Namun belum diketahui siapa yang menembak panah tersebut. Apakah ditembak dari jarak jauh ataukah ditusuk langsung, menurutnya masih dalam penyelidikan.
“Ada anggota kena panah di bagian paha kirinya. Ini yang masih kami selidiki pelakunya,” terangnya.
Dia tidak menampik, sebelum bentrok terjadi pihaknya mengamankan seorang warga yang kedapatan membawa anak panah dari bambu. Belum diketahui apakah orang tersebut yang menusuk Iptu Wayan Suardika. Yang jelas, polisi sudah memeriksanya di Polsek Densel.
Ditanya apakah panah tersebut beracun, Kompol Reinhard belum berani berkomentar banyak. Masih kami dalami. Tapi yang pasti, panah itu yang biasa mereka gunakan untuk menangkap ikan di laut.
“Ada yang beracun dan ada yang tidak beracun,” jelasnya.
Didesak apakah panah yang diamankan dari orang tersebut identik dengan panah yang tertancap di paha kiri Iptu Wayan Suardika? Ditanya begitu, Kompol Reinhard belum berani berspekulasi. Dia mengatakan dari beberapa orang yang diamankan ada yang membawa panah terbuat dari besi dan bambu.
“Memang ada satu yang identik, karena bentuk anak panah itu terbuat dari besi. Ini masih kami dalami juga,” tegasnya. Dia pun menduga, anak panah yang tertancap di paha kiri Iptu Wayan Suardika ditembak dari seberang sungai. Patut diketahui, saat bentrok terjadi memang banyak warga yang menonton dari seberang sungai.
?
“Kemungkinan besar dari arah timur (sungai). Tunggu saja hasil penyelidikan kami,” tandas mantan Kapolsek Kuta Utara ini.
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2813 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2036 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1984 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1803 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026