Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
RS Nyitdah Kediri Belum Miliki Prasarana dan SDM Lengkap
Rabu, 8 Februari 2017,
10:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Rumah Sakit Nyitdah Kediri yang sebelumnya merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) kini telah memiliki manajemen dan izin sendiri. Perubahan status ini pun diharapkan oleh Komisi IV DPRD Tabanan yang membidangi kesehatan agar RS dapat meningkatkan pelayanan kesehatan.
[pilihan-redaksi]
Saat bersamaan pula, dewan juga melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RS Nyitdah, Selasa (7/2). Sidak dipimpin langsung Ketua Komisi IV, I Made Dirga didampingi anggotanya Ni Made Meliani, I Gusti Komang Wastana yang tiba sekitar pukul 11.00 Wita.
Dalam pertemuannya, Dirut RS Nyitdah dr Nyoman Wisma Brata menjelaskan meski sudah berdiri dengan manajemen sendiri per tanggal 1 Januari 2017, diakuinya sarana prasarana dan SDM memang belum lengkap. Sejauh ini pihaknya juga terus melakukan penataan. Begitu pula bangunan yang direncanakan akan dibangun delapan gedung belum lengkap berdiri.
“Saat ini baru ada dua gedung yakni gedung UGD dan gedung dengan lantai 3 yang disebelah utara,” jelasnya.
Ia mengakui permintaan layanan kesehatan masyarakat sangat tinggi. Untuk itu pihaknya segera melengkapi sarana prasarana seperti alat medis di tahun anggaran induk 2017 ini agar pelayanan bisa berjalan.
“Fasilitas laboratorium masih belum kita miliki, dan sudah ada informasi dari bagian keuangan dinas kesehatan jika di triwulan satu ini sudah bisa start belanja,” ucapnya.
Anggaran yang digelontor di anggaran induk 2017 untuk RS Nyitdah sebesar Rp 10 Milyar, akan diperuntukan untuk melengkapi alat alat medis, pemeliharaan gedung, ambulance, dan kendaraan operasional.
“Kami juga masih memerlukan fasilitas alat-alat laboratorium,rontgen,bed dan mesin anastesi agar kamar operasi yang tersedia bisa segera beroperasi,” imbuhnya.
[pilihan-redaksi2]
Pada kesempatan itu I Made Dirga selaku ketua komisi IV berharap layanan rumah sakit ini bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan. Pihaknya pun mendesak kepada pihak rumah sakit maupun pihak terkait lainnya agar fungsi rumah sakit segera dimaksimalkan.
“Kita ketahui saat ini Rumah Sakit Tabanan sangat kewalahan dengan membludaknya pasien yang ada, bahkan sampai kekurangan bed, ini tentu sangat tidak baik kedepan. Saya harap gedung ini bisa segera bermanfaat dengan cepat,” ucapnya.
Ia juga mentargetkan pada tahun 2020 RS Nyitdah sudah bisa beroperasional dengan maksimal.
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2032 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1981 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026