Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Biaya Tembok Pembatas Mexico-AS Puluhan Miliar US$
Minggu, 12 Februari 2017,
08:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, Washington DC. Pembangunan tembok pembatas antara AS dan Mexico akan menelan dana US$21,6 miliar dan membutuhkan tiga tahun untuk menyelesaikannya.
NBC News mengabarkan Jumat (10/2) hal itu terungkap dari laporan internal Departemen Keamanan Dalam Negeri AS. Laporan yang berhasil diperoleh kantor berita Reuters itu juga menyebutkan biaya itu ternyata jauh lebih besar dari perkiraan Trump yang cuma US$12 miliar atau estimasi Ketua Parlemen AS Paul Ryan yang sekitar US$15 miliar.
[pilihan-redaksi]
Laporan yang akan disampaikan ke meja Menteri Dalam Negeri AS John Kelly itu, merinci pula rencana pembangun tembok sepanjang 2 ribu kilometer tersebut. Sehingga John Kelly dapat mengusulkan di depan Kongres AS, sehingga pembangunan seluruhnya dapat selesai pada tahun 2020 mendatang.
Konstruksi tahap pertama diperkirakan menghabiskan dana US$360 juta untuk pembangunan sepanjang 42 kilometer dekat San Diego California, El Paso Texas dan Rio Grande Valley, Texas. Kemudian dilanjutkan tahap kedua sepanjang 243 kilometer, dan tahap ketiga sepanjang 1.738 kilometer.
Perhitungan yang dilaporkan Departemen Dalam Negeri, DHS itu belum termasuk kendala lain. Seperti permukaan tanah yang naik turun melewati dataran tinggi dan pegunungan, dan sulit dijangkau. Menurut perkiraan Bernstein Research, kelompok periset yang menghitung biaya material dan pengeluaran tak terduga lainnya, biaya totalnya bisa menggelembung hingga US$25 miliar atau sekitar Rp333 triliun lebih.
Laporan itu berasumsi bahwa Departemen Dalam Negeri, akan mendapat persetujuan Kongres sekitar April atau Mei. Hal ini memberi kesempatan bagi DHS untuk mencari kontraktor dan memulai pembangunan sebelum September 2017. Sejauh ini Presiden Donald Trump masih yakin, pembangunan itu berjalan lancar.
"Mexico yang akan membayar biaya itu," kata Trump.
Walaupun pemerintah Mexico masih tetap bertahan, mereka tidak bersedia mengeluarkan satu sen pun. [bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5899 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4627 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2237 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026