Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Isu One Island Management di Simakrama Gubernur Bali
Minggu, 12 Februari 2017,
07:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Isu pariwisata menjadi fokus permasalahan yang dibahas pada acara Simakrama Gubernur Bali Made Mangku Pastika dengan masyarakat di Gedung Wiswa Sabha Utama, Sabtu (11/2). Mengambil tema Prospek Pariwisata Bali, sebanyak tujuh narasumber dihadirkan untuk menyampaikan pemikiran mereka terkait permasalahan pariwisata di Bali.
Dalam pembukaannya, Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan pembahasan tentang pariwisata Bali ini perlu dilakukan karena perlunya mewaspadai berkembangnya destinasi wisata di luar kita.
"Belum lagi kalau bicara di negara tetangga. Oleh karena itu kita wajib memahami prospek ke depan, bagaimana kondisi kita dan bagaimana kita akan berkembang," katanya.
[pilihan-redaksi]
Sebagai pembicara pertama, pelaku pariwisata Bagus Sudibya menyoroti soal perlunya Bali kembali melakukan analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity dan Threat). Ia mencontohkan salah satu kekuatan Bali adalah banyaknya kultur budaya yang bisa dijadikan sarana atraksi sesuai dengan selera wisatawan. Sementara kelemahannya justru dengan keragaman itu kita tak memiliki kejelasan cara mengembangkannya. Anggota penasihat ASITA Bali ini menambahkan peluang tentu saja besar dan luas hanya saja tetap harus mewaspadai kehadiran destinasi wisata baru.
"Kita tidak boleh berpuas diri, merasa di atas kompetitor, padahal sesungguhnya terjadi tight competition (red: kompetisi yang ketat)," katanya.
Kompetisi ini juga disoroti Ketua PHRI Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati yang melihat destinasi wisata baru di luar Bali sudah melakukan perbaikan terhadap kekurangan mereka.
"Andaikan mereka terus bekerja dalam lima tahun jadi saingan," sebutnya.
Selain itu pria yang akrab dipanggil Cok Ace ini juga menyoroti beberapa fenomena pariwisata seperti pemberlakuan MEA, sumber daya alam yang berkurang, ketergantungan terhadap Cina, lama tinggal, ketimpangan antar wilayah, kultur transportasi, dan zonasi yang menurutnya kacau.
Selain itu berbicara sebagai narasumber Dekan Fakultas Pariwisata Universitas Udayana Drs. I Made Sendra yang melihat persoalan pariwisata dari sisi akademis, Ketua Yayasan Tri Hita Karana IGN Wisnu Wardana, Ketua Yayasan Swastika Bali Ir. IB Giri Suprayatna, Ketua STP Nusa Dua Drs. Dewa Gede Ngurah Byomantara, M.Ed, dan Prof. Sukardika yang membahas soal retirement tourism.
Isu One Island Management di Bali kembali mengemuka di simakrama kali ini. Beberapa narasumber menyebut kondisi itu diperlukan untuk mewujudkan pariwisata Bali yang lebih baik.
Gubernur Bali Made Mangku Pastika menyambut baik semua pemikiran narasumber yang muncul pada simakrama kali ini. Bahkan tingginya animo peserta simakrama membuat Pastika berniat membahas tema yang sama di pertemuan simakrama selanjutnya.
Simakrama kali ini juga dimanfaatkan Pastika untuk mengajak peserta mendoakan korban longsor yang baru-baru ini terjadi di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli.
"Semoga korban mendapat tempat yang baik sesuai karma dan darma baktinya dan kepada keluarga yang ditinggalkan agar diberikan ketabahan," harapnya. [rls/wrt]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6013 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2664 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2343 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2243 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026