Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Tujuh Perwira AL Dituduh Korupsi Berjamaah
Rabu, 15 Maret 2017,
19:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, Washington DC. Tujuh perwira tinggi Angkatan Laut AS, dan seorang laksamana dituduh terlibat skandal korupsi yang disebut dengan Kasus 'Fat Leonard'. The Washington Post mengabarkan, dakwaan itu dikeluarkan Departemen Kehakiman AS, Selasa (14/3/2017).
Korupsi berjamaah yang melibatkan para perwira tinggi itu terjadi antara tahun 2006 hingga tahun 2014. Mereka didakwa menerima suap dari seorang pengusaha Singapura bernama Leonard Glen 'Fat Leonard', yang menjadi rekanan bisnis Pentagon dan menyatakan bersalah karena menilap dana Angkatan Laut hingga puluhan juta dolar.
[pilihan-redaksi]
Salah seorang perwira tinggi yang disebut dalam tuduhan itu adalah Laksamana Madya Bruce Loveless. Perwira senior intelijen yang baru saja pensiun dari jabatannya di Pentagon ini dituduh menerima suap jutaan dolar. Bersama ketujuh perwira lainya, Bruce Loveless menerima suap berupa arloji bernilai US$25 ribu per buah, sejumlah cerutu Cohiba bernilai US$2 ribu, lalu sebotol minuman Cognac bernilai US$2 ribu per buah, dan bermalam di hotel mewah yang tarifnya US$600 semalam.
Para perwira yang menjadi awak Kapal Induk USS Blue Ridge itu, dituduh berfoya-foya saat berlabuh di Manila pada bulan Mei 2008.
"Lima di antaranya menghadiri pesta lima hari lima malam di Hotel Shangri-La, yang diramaikan para pelacur lokal menunggang kuda-kudaan," bunyi tuduhan kejaksaan.
Pada Februari 2007, sebuah pesta orgy juga digelar di sebuah kamar VIP di Hotel Manila.
"Selama pesta para terdakwa melakukan adegan seks yang meniru Jenderal Douglas McArthur," sambung tuduhan tersebut.
Sebagai imbalan, Leonard Glen mendapatkan proyek bernilai miliaran dolar dari angkatan laut AS.
Laksamana Bruce Loveless telah diciduk dari rumahnya di Coronado, California. Angkatan Laut AS mengumumkan, Loveless sudah mulai diperiksa sejak 2013 silam. 30 laksamana lain juga masih diperiksa, dan beberapa di antaranya telah diumumkan namanya. Di antaranya Laksamana Robert Gilbeau yang mengaku bersalah pada Juni 2016 lalu.
"Mereka mengkhianati angkatan laut. Mereka berjamaah untuk mendapatkan seks dengan memberikan rahasia negara kepada seorang kontraktor asing yang rakus," ujar Alana W Robinson, Jaksa Pengganti dari Kantor Kejaksaan Southern District of California. [bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5897 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4624 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2592 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2234 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2209 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026