Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Geredeg Bangkit, Ingin Perjuangkan Pembangunan Dermaga Pesiar Tanah Ampo Karangasem
Sabtu, 8 April 2017,
14:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Nama I Wayan Geredeg kini muncul kembali. Bahkan, mantan Bupati Karangasem ini tak main-main ingin memajukan pembangunan Karangasem, terutama perekonomiannya.
Langkah-langkah awal yang ingin diambil diantaranya memperjuangkan proses pembangunan Dermaga Pesiar Tanah Ampo hasil gagasannya selama dua periode menjadi orang nomor satu di kabupaten ujung Timur Bali itu.
“Dermaga itu sebenarnya proses penyelesaiannya tinggal 30 persen saja. Tapi pengerjaannya terhenti karena terganjal regulasi KPS (red: Undang-Undang kerja sama Suwasta dengan pemerintah,”u ngkap Wakil Ketua Bendahara DPP Golkar itu di temui di rumahnya di Jalan Nenas, Kelurahan Subagan, Karagasem, Sabtu (8/4).
Pernyataan Ketua Pemenangan Golkar Korwil Bali itu, sekaligus menjawab tudingan atas mangkraknya pembangunan Dermaga Tanah Ampo, karena kesalahannya dalam melakukan kajian. Menurutnya, tidak bisa dilanjutkannya pembangunan Dermaga yang menyedot anggaran ratusan miliar itu karena kesalahan pemerintah pusat melalui Bappenas dalam membuat aturan.
Saat itu, kata Geredeg pemerintah pusat sedang mengalami keterbatasan anggaran dan melalui Bappenas pemerintah berupaya mencari bantuan anggaran melalui bank dunia.
“Keinginan pemerintah mendapat bantuan bank dunia memunculkan undang-undang KPS. Dampak dari regulasi ini yakni pada pembangunan dermaga Tabag Ampo. Sekali lagi, Dermaga Cruise Tanah Ampo mangkrak bukan karena kesalahan saya, tapi akibat regulasi KPS yang dibuat Bappenas,” tegasnya.
Saat ini, lanjut Geredeg pembangunan dermaga baru mencapai 70 persen. Agar dermaga tersebut bisa dioperasikan, dalam waktu dekat akan dibangun Jeti Ramdoor, pemegang tali kapal, dan pemanjangan badan dermaga.
“Sekarang sudah masuk proses tander, nominalnya mencapai Rp 52 miliar,” pungkasnya.
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5900 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4628 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2238 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026