Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 12 Juni 2026
Baru Dilantik, Pangdam IX/Udayana Janji Pecat Prajurit Narkoba
Selasa, 11 April 2017,
23:20 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Hari ini, Selasa (11/4), Mayor Jenderal TNI Komarudin Simanjuntak resmi menjabat tongkat pimpinan Kodam IX Udayana menggantikan Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko. Upacara penyambutan berlangsung di Makodam IX Udayana di Jalan Udayana nomor 1 Denpasar.
Usai penyambutan, Mayjend TNI Komarudin Simanjuntak berjanji akan lebih gencar memberantas narkoba dikalangan prajurit TNI Kodam IX Udayana. Jenderal bintang dua ini tidak segan-segan memecat anggotanya apabila terlibat dalam peredaran narkoba.
[pilihan-redaksi]
“Pelanggaran narkoba bagi TNI tidak ada ampun, tidak ada pembinaan. Konsekuensinya langsung dipecat. Itu merupakan perintah dari atasan. Berlaku sama bagi saya,” tegas jenderal asal Pematang Siantar, Sumatera Utara 10 Januari 1960 ini.
Ditanya seperti apa terobosannya dalam memimpin Kodam IX Udayana, alumni Akademi Militer tahun 1985 menegaskan akan meningkatkan soliditas Kodam IX Udayana dengan komponen masyarakat yang lain.
Dia menegaskan, apabila Kodam IX/Udayana mengikat soliditas dengan warga, maka secara otomatis keamanan masyarakat akan lebih terjamin.
“Bali ini bukan untuk orang Bali, tetapi milik kita semua, NKRI. Harus dijaga. Saya sudah rasakan dampak Bom Bali I dan II. Saat itu saya menjadi Dandim,” beber mantan Kasrem 163 Wirasatya ini.
[pilihan-redaksi2]
Terkait program 100 hari kerja, Mayor Jenderal TNI Komaruddin Simanjuntak menyebut dirinya akan lebih ke dalam. Dirinya akan melihat bagaimana Bali, NTB, NTT yang menjadi wilayah tugas Kodam IX/Udayana. Di NTT sendiri terdapat perbatasan dan pulau terluar.
“Dalam tiga bulan ini saya akan target dua minggu pertama di perbatasan dan lanjut ke pulau terluar di NTT, yakni Batek dan Ndana Rote. Saya akan tidur di sana bersama anggota dan masyarakat. Setelah itu akan mundur ke Lombok dan terakhir ke Bali. Bali menjadi agenda tersendiri bagi kita semua karena menjadi daerah tujuan pariwisata dunia. Harus kita jaga,” ungkapnya.
Siapakah Mayjend Komarudin Simanjuntak? Dulunya pernah bertugas dalam Operasi Tim Tim (1992), Operasi Rajawali (1995), Operasi Bhakti TNI (1996), Operasi Pamrahwan Ambon (2000), dan Operasi Aceh (2005). Kemudian, ia juga pernah bertugas di Malaysia (1993), Singapura (2007), Australia (2007), Kamboja (2007), Filipina (2007), Peru (2008), Jerman Barat, Jepang dan Iran. [bbn/spy/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026