Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 12 September 2026
Gubernur Bali dan Tokoh Agama Bertemu, Ajak Jaga Kondusifitas Bali
Rabu, 17 Mei 2017,
12:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Gubernur Bali Made Mangku Pastika didampingi Wagub Ketut Sudikerta bertemu dengan tokoh adat dan lintas agama, Selasa (16/5).
Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Gubernur tersebut secara khusus membahas isu nasional yang belakangan memicu munculnya gerakan solidaritas di sejumlah daerah, termasuk Bali. Kepada para tokoh adat dan lintas agama yang hadir, Pastika mengatakan bahwa sejauh ini kondusifitas Bali masih terjaga.
[pilihan-redaksi]
"Sejauh ini semuanya masih oke, kita punya ketahanan yang baik," ujarnya mengawali pertemuan.
Namun demikian, Pastika mengingatkan agar tokoh adat dan lintas agama tetap mewaspadai situasi yang berkembang dalam beberapa pekan terakhir. Dia minta tokoh adat dan lintas agama memberi pengertian pada umat agar tak larut dan terpancing dengan apa yang terjadi di tataran nasional.
"Mohon ingatkan umat agar jangan larut dalam auforia berlebihan. Karena saya khawatir yang berlebihan itu dapat memicu hal yang tak kita harapkan," ujar Pastika.
Selain dikhawatirkan dapat mengancam keamanan, menurutnya gerakan solidaritas yang berlebihan rentan ditunggangi oleh kepentingan tertentu. Oleh karena itu, dia berharap agar para tokoh adat dan lintas agama peka melihat perkembangan situasi.
"Kalau ada sesuatu, cepat tanggap dan komunikasikan. Jangan biarkan mengendap hingga masalahnya jadi beranak pinak hingga memicu persoalan yang lebih serius. Jika sudah demikian, akan lebih sulit diatasi," bebernya.
Pertemuan tokoh adat dan lintas agama ini mendapat respon positif dari peserta yang hadir. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Bali HM Taufik Ashadi menilai pertemuan yang digagas oleh Gubernur Pastika merupakan hal yang sangat positif. Terkait dengan situasi nasional yang berkembang beberapa pekan terakhir, MUI Bali telah melakukan sejumlah langkah antisipasi yaitu dengan menggelar pertemuan dengan sejumlah tokoh muslim.
Menurut Taufik Ashadi, MUI berkomitmen untuk menjaga Bali sebagai daerah yang aman dan damai. Untuk memperkuat kecintaan terhadap NKRI, dia berharap pemerintah lebih banyak memberikan pembinaan mengenai wawasan kebangsaan bagi kalangan generasi muda.
Hal senada diutarakan Ketua Musyawarah Pelayan Antar Gereja (MPAG) Bali Bishop Nengah Suama. Menurutnya pertemuan semacam ini sangat penting dan merupakan wujud perhatian pemerintah terhadap seluruh umat beragama. Bishop Nengah Suama juga mengutarakan kekhawatirannya terhadap situasi yang belakangan berkembang.
Sementara itu, Ketua Majelis Tinggi Agama Konghucu Provinsi Bali Aditama dan Ketua WALUBI Bali Pandita Eka Wiradarma berharap agar pertemuan semacam ini lebih intens dilaksanakan.
Sedangkan Ketua PHDI Bali I Gusti Ngurah Sudiana, Wakil Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Drs. Anak Agung Gede Oka Wisnumurti dan Ketua Majelis Utama Desa Pekraman (MUDP) Provinsi Bali Jero Gede Suwena Putus Upadhesa sepakat bahwa peran tokoh adat dan agama amat dibutuhkan untuk menghimbau masyarakat agar tak bereaksi berlebihan menyikapi situasi yang berkembang. [rls/wrt]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
02
03
04
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
05
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 731 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026