Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Harimau Sumatera Tertua di Australia Disuntik Mati
Sabtu, 1 Juli 2017,
13:54 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, Adelaide. Harimau Sumatera tertua di Australia bernama Kemiri, mati di Kebun Binatang Adelaide pada usia 22 tahun, setelah dokter hewan memutuskan untuk melakukan euthanasia karena keseriusan kondisi yang berkaitan dengan usia.
Euthanasia merupakan praktik pencabutan kehidupan manusia atau hewan melalui cara yang dianggap tidak menimbulkan rasa sakit atau menimbulkan rasa sakit yang minimal, biasanya dilakukan dengan cara memberikan suntikan.
[pilihan-redaksi]
Kemiri lahir di Kebun Binatang Taronga Sydney sebelum dipindahkan ke Adelaide pada pertengahan 1990-an. Dokter hewan senior di Kebun Binatang Adelaide, Ian Smith, mengatakan bahwa harimau Sumatera itu menjalani kehidupan yang panjang dan bahagia sebelum masalah ginjal dan arthritis memaksa dokter hewan untuk melakukan prosedur euthanasia pada Rabu malam waktu setempat.
"Selama beberapa bulan, Kemiri telah menderita sejumlah kondisi terkait usia yang telah ditangani oleh tim dokter hewan, namun sepekan terakhir kondisinya memburuk," kata Smith dalam siaran pers oleh kebun binatang itu seperti dikutip Xinhua.
Tim dokter hewan memutuskan bahwa perawatan medis lebih lanjut tidak akan memperbaiki kualitas hidup Kemiri.
"Keputusan yang sulit dibuat untuk menafsirkannya secara manusiawi, dan meskipun ini adalah kerugian yang menyedihkan bagi Kebun Binatang Adelaide, itu adalah hal terbaik yang harus dilakukan untuk Kemiri," ujar Smith.
Ia mengatakan Kemiri menjalani kehidupan hampir dua kali lebih lama dari apa yang diharapkan untuk harimau Sumatera di alam bebas.
"Harapan hidup rata-rata untuk harimau Sumatera di alam liar sekitar 12 tahun, dan dalam kandang sekitar 20 tahun, jadi hidup mencapai 22 tahun itu benar-benar positif," katanya.
Sementara itu, penjaga kebun binatang Matt Daly mengatakan bahwa umur panjang Kemiri di kebun binatang berarti dia menyentuh hati banyak orang yang bekerja di sana.
Selain itu, banyak pengunjung yang juga mengamati kandangnya selama bertahun-tahun menjelaskan bahwa Kemiri termasuk senang bermain-main untuk ukuran harimau Sumatera.
"Kami sangat beruntung bisa memiliki Kemiri bersama kami untuk waktu yang lama. Dia sangat menyenangkan dan interaktif dengan para pemelihara sepanjang tahun di Adelaide Zoo dan akan sangat diingat," kata Daly.
"Dia selalu menyapa penjaga di pagi hari dengan wajah mesra dan bersandar," tambahnya. [bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5923 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2612 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2269 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026