Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 28 Juli 2026
Terisolir, Satu Keluarga di Sidemen Alami Gangguan Jiwa
Rabu, 12 Juli 2017,
16:08 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Sungguh memperihatinkan kondisi yang dialami keluarga Samsyudin (60) salah satu warga Dusun Kampung Sinduwati, Desa Sinduwati, Sidemen, Karangasem. Di mana seluruh anggota keluarga Anak Kadri (35) dan Istrinya Armawati (50) mengalami gangguan jiwa sejak berpuluh-puluh tahun lalu.
Bahkan belakangan ini kondisi kejiwaan samsyudin sebagai tulang punggung keluarga juga ikut terganggu. Kondisi tersebut diperparah dengan situasi tempat tinggal yang jauh terisolir dari pemukiman dan berada di atas bukit tanpa listrik dan air bersih.
[pilihan-redaksi]
"Anak dan istri pernah dirawat di Bangli dua kali, anak pertama saya Junaidin 30 tahun sudah meninggal 7 hari lalu, sama mengalami gangguan jiwa juga," ujar Samsyudin.
Saat salah satu pendiri Seka Demen yang bergerak dibidang sosial I Nengah Suarya,SE mengunjungi kediaman Samsyudin yang berada nyaris tepat di atas bukit oleh warga Shindu menyebutnya Bukit Gerembeng terlihat memang sangat memilukan.
Selain itu, akses jalan menuju rumah Samsyudin juga cukup sulit, yakni harus ditempuh dengan berjalan kaki mendaki bukit setinggi ratusan meter melewati jalur cukup terjal dan berlumpur. Bahkan saat ditengah perjalanan media ini sempat terpleset dan jatuh kelumpur.
Dengan melawati jalannya saja sudah terbayang seperti apa sulitnya hidup diatas bukit terlebih usia Samsyudin saat ini sudah tidak muda lagi. Samsyudin yang dulunya mengaku bekerja sebagai kuli panjat, kini tidak bisa berbuat banyak, pasalnya pekerjaan yang selama ini dilakoninya tersebut merupakan satu satunya pencaharian dan saat ini sudah tidak mampu lagi dijalani lantaran faktor usia yang sudah tua.
Kini di usia senjanya Samsyudin hanya bisa meratapi nasib, harus menafkahi istri dan seorang anaknya tanpa ada pekerjaan pasti. Selama ini Samsyudin hanya mengandalkan bantuan dari warga untuk makan sehari-hari.
Dirinya sangat berharap uluran tangan dermawan untuk membantu meringankan beban hidup yang dialami keluarganya, selain memang kondisi ekonomi yang jauh di bawah garis kemiskinan juga keadaan anak istri yang mengalami gangguan jiwa. [igs/wrt]
Berita Karangasem Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2497 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2014 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1943 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1795 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026