Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 12 September 2026
Konsumsi Salak Ternyata Tidak Membuat Sembelit
Senin, 17 Juli 2017,
15:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Jakarta. Konsumsi buah sangat penting untuk tubuh. Karena itu, setiap hari buah berperan penting untuk memenuhi kebutuhan serat.
Salah satu buah yang baik dikonsumsi adalah salak. Meski salak menjadi buah favorit pilihan, ada mitos yang berkembang di masyarakat tentang salak yang menjadi salah satu pengganggu sistem pencernaan. Hal ini adalah tidak benar.
Terdapat mitos yang beredar bahwa ketika Anda memakan buah salak, dapat memicu sembelit karena fases menjadi keras. Fakta adalah mitos tersebut salah.
[pilihan-redaksi]
"Salah tidak membuat feses mengeras. Justru sebenarnya semua jenis buah dan sayuran berfungsi mempelancar Buang Air Besar (BAB)," kata dr. Lily S. Sulistyowati, MM, Direktur Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular, Jakarta, baru - baru ini.
Perlu diketahui, setiap orang tentu membutuhkan asupan sayur dan buah setiap hari. Namun, ternyata menurut data Riset Kesehatan Dasar 2013, menyatakan sebanyak 93,5 persen penduduk Indonesia berusia di atas 10 tahun masuk dalam kategori kurang makan buah dan sayur. [bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3321 Kali
02
03
04
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 789 Kali
05
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 729 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026