Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Brimob Dianiaya, Kapolda Bali: Tidak Ada Racun di Muntahan Darah

Senin, 14 Agustus 2017, 22:45 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Beritabali.com, Denpasar. Kasus penyerangan dan perampasan senjata api SS 1 milik anggota Brimob Polda Bali, Brigadir Polisi I Bagus Suda Suwarna di parkiran Hotel Ayana Resort and Spa. Kuta Selatan, belum menemui titik terang. Pelaku yang diduga 3 warga Negara Timur Tengah masih dalam pengejaran tim gabungan Polda Bali dan Polresta Denpasar.
 
Teranyar, muntahan darah milik Anggota Subden 1 Pelopor Brimob Polda Bali itu tidak mengandung racun. Demikian ditegaskan Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose, di Pantai Pandawa, Badung, Senin (14/8). 
 
Jenderal bintang dua itu menegaskan, hingga kini belum ada perkembangan penyerangan dan perampasan senjata api milik Bripol I Bagus Suda Suwarna. 
 
“Kami masih menyelidikinya,” ujar Kapolda.
 
Terkait pemeriksaan muntahan darah Brigpol I Bagus Suda Suwarna di Labfor Mabes Polri cabang Denpasar, Kapolda mengatakan tidak ada unsur racun. 
 
“Tidak ada racun dalam muntahan darah,” ungkapnya.
 
Saat ini, katanya, penyidik masih menyelidiki motif penyerangan tersebut. Bahkan, para penyidik sudah diberikan kesempatan untuk melakukan analisa dengan sempurna. 
 
“Jadi, tidak bisa serta merta membeberkan hasil pengembangan. Sementara kasus ini menjadi atensi pimpinan Polri, dan juga saya sebagai Kapolda Bali sendiri karena ada kaitan dengan kekerasan dan senjata api,” ungkap jenderal asal Manado, Sulawesi Utara ini.
 
Ditanya soal pemeriksaan Psikolog dan Psikiater terhadap Brigpol. I Bagus Suda Suwarna, Kapolda mengatakan tidak ada masalah, yang bersangkutan baik-baik saja. Pun terkait pemeriksaan traumatic, kondisi korban mulai normal.
 
Jadi, usai menjalani pemeriksaan Psikolog dan Psikiater, pihaknya akan memintai keterangan ulang dari anggota Brimob tersebut untuk disinkronkan dengan keterangan sebelumnya. 
 
“Profesionalitas ini diutamakan, tentunya Polda akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengungkap siapa pelaku dan terutama senjatanya,” terang Kapolda.
 
Kasus penyerangan dan perampasan senjata api laras panjang SS1 milik Bripol I Bagus Suda Suwarna hingga kini belum ada titik terang. Pelaku diduga berjumlah 3 orang berkewarganegaraan Timur Tengah. Hal itu diakui korban saat rekontruksi di Hotel Ayana Resort dan Spa, Kuta Selatan belum lama ini. Korban mengatakan, dia bertemu dengan tiga pelaku diparkiran dan sempat menyapa “Where Are You Go”.
 
Namun korban mengaku tidak ingat apa apa karena keburu tak sadarkan diri dengan wajah memar dan senjata api SS1 raib ditangan. Tim gabungan terus melakukan pengejaran dengan menelusuri sejumlah lokasi, termasuk rumah kos, perumahan hingga penginapan dan hotel di Kuta. Namun tiga pelakunya hingga kini menghilang bak ditelan bumi.[bbn/spy/psk]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami