Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Brimob Dianiaya, Kapolda Bali: Tidak Ada Racun di Muntahan Darah
Senin, 14 Agustus 2017,
22:45 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Denpasar. Kasus penyerangan dan perampasan senjata api SS 1 milik anggota Brimob Polda Bali, Brigadir Polisi I Bagus Suda Suwarna di parkiran Hotel Ayana Resort and Spa. Kuta Selatan, belum menemui titik terang. Pelaku yang diduga 3 warga Negara Timur Tengah masih dalam pengejaran tim gabungan Polda Bali dan Polresta Denpasar.
Teranyar, muntahan darah milik Anggota Subden 1 Pelopor Brimob Polda Bali itu tidak mengandung racun. Demikian ditegaskan Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose, di Pantai Pandawa, Badung, Senin (14/8).
Jenderal bintang dua itu menegaskan, hingga kini belum ada perkembangan penyerangan dan perampasan senjata api milik Bripol I Bagus Suda Suwarna.
“Kami masih menyelidikinya,” ujar Kapolda.
Terkait pemeriksaan muntahan darah Brigpol I Bagus Suda Suwarna di Labfor Mabes Polri cabang Denpasar, Kapolda mengatakan tidak ada unsur racun.
“Tidak ada racun dalam muntahan darah,” ungkapnya.
Saat ini, katanya, penyidik masih menyelidiki motif penyerangan tersebut. Bahkan, para penyidik sudah diberikan kesempatan untuk melakukan analisa dengan sempurna.
“Jadi, tidak bisa serta merta membeberkan hasil pengembangan. Sementara kasus ini menjadi atensi pimpinan Polri, dan juga saya sebagai Kapolda Bali sendiri karena ada kaitan dengan kekerasan dan senjata api,” ungkap jenderal asal Manado, Sulawesi Utara ini.
Ditanya soal pemeriksaan Psikolog dan Psikiater terhadap Brigpol. I Bagus Suda Suwarna, Kapolda mengatakan tidak ada masalah, yang bersangkutan baik-baik saja. Pun terkait pemeriksaan traumatic, kondisi korban mulai normal.
Jadi, usai menjalani pemeriksaan Psikolog dan Psikiater, pihaknya akan memintai keterangan ulang dari anggota Brimob tersebut untuk disinkronkan dengan keterangan sebelumnya.
“Profesionalitas ini diutamakan, tentunya Polda akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengungkap siapa pelaku dan terutama senjatanya,” terang Kapolda.
Kasus penyerangan dan perampasan senjata api laras panjang SS1 milik Bripol I Bagus Suda Suwarna hingga kini belum ada titik terang. Pelaku diduga berjumlah 3 orang berkewarganegaraan Timur Tengah. Hal itu diakui korban saat rekontruksi di Hotel Ayana Resort dan Spa, Kuta Selatan belum lama ini. Korban mengatakan, dia bertemu dengan tiga pelaku diparkiran dan sempat menyapa “Where Are You Go”.
Namun korban mengaku tidak ingat apa apa karena keburu tak sadarkan diri dengan wajah memar dan senjata api SS1 raib ditangan. Tim gabungan terus melakukan pengejaran dengan menelusuri sejumlah lokasi, termasuk rumah kos, perumahan hingga penginapan dan hotel di Kuta. Namun tiga pelakunya hingga kini menghilang bak ditelan bumi.[bbn/spy/psk]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3772 Kali
02
03
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1712 Kali
04
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026