Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Dewan Mendorong Masyarakat Bali Gunakan Kain Endek
Rabu, 2 Agustus 2017,
12:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Ketua Komisi II DPRD Bali Ketut Suwandhi mendorong kepada sekolah dan perguruan tinggi di Bali mewajibkan mempunyai seragam kain endek dalam upaya membantu perkembangan perajin kain tenun ikat di Pulau Dewata.
"Saya meminta kepada sekolah, perguruan tinggi (universitas) untuk mewajibkan menggunakan pakaian seragam endek. Langkah ini sebagai upaya meningkatkan produksi dan perekonomian masyarakat Bali," kata Suwandhi di Denpasar, Rabu.
[pilihan-redaksi]
Ia mengatakan keberadaan perajin endek yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Bali, namun perajin endek tersebut mengalami kendala dalam pemasarannya. Karena persaingan cukup banyak dan peminatnya belum mampu memasyarakat.
"Oleh karena itu saya meminta dan mendorong kepada instansi sekolah, perguruan tinggi dan lembaga lainnya guna membantu roda perekonomian para perajin untuk berinisiatif menggunakan pakaian berbahan kain endek," ujar politikus Partai Golkar ini.
Menurut Suwandhi, di daerah lain sudah mulai menggeliatkan potensi daerahnya dengan menggunakan produk lokal (daerah) dalam berpakaian sehari-harinya, sebab dengan kecintaan produk lokal akan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.
"Kalau berbicara dengan kerajinan, salah satunya kain endek. Bali cukup banyak motifnya. Bahkan instansi bisa memesan sesuai dengan motif yang diperlukan. Jadi perajin di Bali cukup kreatif dalam desain motif atau corak warna kain," ujarnya.
Ia juga mengharapkan kepada pemerintah daerah untuk terus mendorong dan mengimbau kepada warganya menggunakan kain endek sebagai busana dalam kehidupannya.
"Saya berharap sosialisasi dan rasa kecintaan daerah ditumbuhkan dari cara berpakaian dengan menggunakan kain tenun endek. Dengan langkah ini warga akan termotivasi menggunakan kain khas Bali," katanya.
Suwandhi mengatakan saat ini para desainer terkenal sudah melirik pangsa pasar ekspor dengan menggunakan kain endek, terbukti beberapa perancang busana menkombinasikan busananya dengan tenun ikan endek itu.
"Hasil dari kombinasi rancangan busana menggunakan kain endek mampu menembus pangsa pasar ekspor, bahkan dunia mode. Sebab kain endek jika dipadukan dengan kain lain akan sangat indah. Geliat ini harus dibangunan juga antara UKM dengan perancang busana, sehingga kain endek diterima di masyarakat," ucap Suwandhi. [bbn/drd/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3776 Kali
02
03
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1717 Kali
04
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026