Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Dewan Mendorong Masyarakat Bali Gunakan Kain Endek
Rabu, 2 Agustus 2017,
12:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Ketua Komisi II DPRD Bali Ketut Suwandhi mendorong kepada sekolah dan perguruan tinggi di Bali mewajibkan mempunyai seragam kain endek dalam upaya membantu perkembangan perajin kain tenun ikat di Pulau Dewata.
"Saya meminta kepada sekolah, perguruan tinggi (universitas) untuk mewajibkan menggunakan pakaian seragam endek. Langkah ini sebagai upaya meningkatkan produksi dan perekonomian masyarakat Bali," kata Suwandhi di Denpasar, Rabu.
[pilihan-redaksi]
Ia mengatakan keberadaan perajin endek yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Bali, namun perajin endek tersebut mengalami kendala dalam pemasarannya. Karena persaingan cukup banyak dan peminatnya belum mampu memasyarakat.
"Oleh karena itu saya meminta dan mendorong kepada instansi sekolah, perguruan tinggi dan lembaga lainnya guna membantu roda perekonomian para perajin untuk berinisiatif menggunakan pakaian berbahan kain endek," ujar politikus Partai Golkar ini.
Menurut Suwandhi, di daerah lain sudah mulai menggeliatkan potensi daerahnya dengan menggunakan produk lokal (daerah) dalam berpakaian sehari-harinya, sebab dengan kecintaan produk lokal akan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.
"Kalau berbicara dengan kerajinan, salah satunya kain endek. Bali cukup banyak motifnya. Bahkan instansi bisa memesan sesuai dengan motif yang diperlukan. Jadi perajin di Bali cukup kreatif dalam desain motif atau corak warna kain," ujarnya.
Ia juga mengharapkan kepada pemerintah daerah untuk terus mendorong dan mengimbau kepada warganya menggunakan kain endek sebagai busana dalam kehidupannya.
"Saya berharap sosialisasi dan rasa kecintaan daerah ditumbuhkan dari cara berpakaian dengan menggunakan kain tenun endek. Dengan langkah ini warga akan termotivasi menggunakan kain khas Bali," katanya.
Suwandhi mengatakan saat ini para desainer terkenal sudah melirik pangsa pasar ekspor dengan menggunakan kain endek, terbukti beberapa perancang busana menkombinasikan busananya dengan tenun ikan endek itu.
"Hasil dari kombinasi rancangan busana menggunakan kain endek mampu menembus pangsa pasar ekspor, bahkan dunia mode. Sebab kain endek jika dipadukan dengan kain lain akan sangat indah. Geliat ini harus dibangunan juga antara UKM dengan perancang busana, sehingga kain endek diterima di masyarakat," ucap Suwandhi. [bbn/drd/wrt]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5918 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2608 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2265 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026