Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 28 Juli 2026
Korut: Jepang Bunuh Diri Karena Gabung AS
Jumat, 1 September 2017,
06:03 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, Seoul. Korea Utara memperingatkan Tokyo untuk tidak "menghancurkan diri sendiri" dengan berpihak kepada Washington, seiring meningkatnya ketegangan setelah Pyongyang meluncurkan rudal melintasi Jepang.
Korea Utara memicu kekhawatiran global pada Selasa (29/8/2017) saat menembakkan rudal jarak menengah melintasi negara kepulauan di Asia itu, memicu kecaman dari para pemimpin dunia termasuk AS dan Jepang.
[pilihan-redaksi]
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menyebut peluncuran tersebut sebagai "ancaman yang belum pernah ada, serius dan genting" dan sepakat dengan Presiden AS Donald Trump untuk "terus meningkatkan tekanan terhadap Korea Utara".
Kantor berita negara Korea Utara, KCNA, mengecam mantan penguasa kolonial itu dalam sebuah pernyataan dengan mengatakan: "Jepang kini bersiap untuk sepenuhnya mendukung gerakan perang anti-DPRK (Korea Utara)".
"Kerja sama militer" AS dan Jepang menjadi "ancaman serius" bagi semenanjung Korea dan Jepang "tidak sadar" pihaknya "mempercepat penghancuran diri sendiri," menurut pernyataan itu, Rabu (30/8/2017) malam.
Pernyataan itu secara spesifik merujuk kepada pasukan AS yang ditempatkan di Hokkaido -- pulau yang dilintasi rudal Korea Utara.
"Langkah pencegahan terkuat DPRK meliputi peringatan bahwa Jepang bertindak gegabah, tidak menyadari penghancuran dirinya dalam waktu dekat," dan dengan buta mengikuti AS, imbuh pernyataan tersebut.
Pyongyang telah memperingatkan uji coba serupa akan segera dilakukan.
Pihak berwenang di Korea Utara sangat nasionalistik dan mendorong kebencian terhadap AS dan Jepang sebagai bagian dari klaim mereka atas legitimasi.
KCNA mengatakan sebelumnya bahwa peluncuran rudal tersebut untuk memperingati 107 tahun perjanjian "Jepang-Korea" yang memalukan tahun 1910, di mana Tokyo menjajah semenanjung Korea. [bbn/idc]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2739 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2025 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1961 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1799 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026