Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Korut: Jepang Bunuh Diri Karena Gabung AS
Jumat, 1 September 2017,
06:03 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, Seoul. Korea Utara memperingatkan Tokyo untuk tidak "menghancurkan diri sendiri" dengan berpihak kepada Washington, seiring meningkatnya ketegangan setelah Pyongyang meluncurkan rudal melintasi Jepang.
Korea Utara memicu kekhawatiran global pada Selasa (29/8/2017) saat menembakkan rudal jarak menengah melintasi negara kepulauan di Asia itu, memicu kecaman dari para pemimpin dunia termasuk AS dan Jepang.
[pilihan-redaksi]
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menyebut peluncuran tersebut sebagai "ancaman yang belum pernah ada, serius dan genting" dan sepakat dengan Presiden AS Donald Trump untuk "terus meningkatkan tekanan terhadap Korea Utara".
Kantor berita negara Korea Utara, KCNA, mengecam mantan penguasa kolonial itu dalam sebuah pernyataan dengan mengatakan: "Jepang kini bersiap untuk sepenuhnya mendukung gerakan perang anti-DPRK (Korea Utara)".
"Kerja sama militer" AS dan Jepang menjadi "ancaman serius" bagi semenanjung Korea dan Jepang "tidak sadar" pihaknya "mempercepat penghancuran diri sendiri," menurut pernyataan itu, Rabu (30/8/2017) malam.
Pernyataan itu secara spesifik merujuk kepada pasukan AS yang ditempatkan di Hokkaido -- pulau yang dilintasi rudal Korea Utara.
"Langkah pencegahan terkuat DPRK meliputi peringatan bahwa Jepang bertindak gegabah, tidak menyadari penghancuran dirinya dalam waktu dekat," dan dengan buta mengikuti AS, imbuh pernyataan tersebut.
Pyongyang telah memperingatkan uji coba serupa akan segera dilakukan.
Pihak berwenang di Korea Utara sangat nasionalistik dan mendorong kebencian terhadap AS dan Jepang sebagai bagian dari klaim mereka atas legitimasi.
KCNA mengatakan sebelumnya bahwa peluncuran rudal tersebut untuk memperingati 107 tahun perjanjian "Jepang-Korea" yang memalukan tahun 1910, di mana Tokyo menjajah semenanjung Korea. [bbn/idc]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5923 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2269 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026