Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 28 Juli 2026
Timses Pertanyakan Asal Stiker Mantra-Kerta di Taksi Online
Selasa, 16 Januari 2018,
20:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Salah satu anggota tim pemenangan Mantra-Kerta dalam Pilgub Bali, Made Muliawan Arya atau De Gajah, mempertanyakan asal stiker Mantra-Kerta yang ditempel di mobil angkutan online di wilayah Denpasar, Badung, dan sekitarnya.Hal ini disampaikan oleh De Gajah, saat bertemu dengan perwakilan Paguyuban Taksi Lokal Bali seperti Celepuk Bali Driver, ASPABA, dan ALSTAR, di Plaza Renon Denpasar, Selasa (16/1/2018).
"Saya selaku relawan Tuaji Rai Mantra di sini menyatakan, tidak ada intruksi dari Pak Rai Mantra untuk menyebar atau menempel stiker Mantra-Kerta di badan mobil angkutan online. Sumber stiker dari mana juga tidak jelas dan masih kami telusuri," ujarnya.
De Gadjah menambahkan, pihaknya mendapat informasi jika ada gelontoran uang hingga Rp 750 juta untuk menempel stiker Mantra-Kerta di 1.000 mobil atau taksi online di Bali.
"Nah ini yang perlu kita cari tahu, dari mana sumbernya stiker-stiker Mantra Kerta ? Jika saja informasi itu betul, pertanyaannya dari mana asal uangnya ? KRB (Koalisi Rakyat Bali) yang mendukung Rai Mantra dan Sudikerta, tidak mempunyai uang sebanyak itu. Jadi secara logika, tidak mungkin stiker itu bersumber dari tim KRB atau dari Mantra-Kerta," tegas De Gadjah.
De Gadjah mengaku perlu menyikapi hal ini karena disini ada ketidakadilan dan ia khawatir ada upaya adu domba antar komponen masyarakat, dalam hal ini antara sopir angkutan online dan sopir lokal Bali yang bukan online.
"Ini bukan semata karena saya kini dipihak Rai Mantra, tapi di sini ada ketidakadilan, rentan politik adu domba. Ini yang menjadi perhatian saya. Jangan adu domba atau benturkan masyarakat dalam proses pilkada," ujarnya.
Pemasangan stiker Mantra-Kerta oleh pihak yang tidak jelas, Lanjut De Gajah, akan ditelusuri, karena ini sudah mengarah pada upaya menyudutkan salah satu pasangan.
"Saya tahu betul sikap Pak Rai Mantra soal angkutan taksi online di Bali, beliau ingin semuanya sesuai aturan yang berlaku, bukan persoalan dukung atau tidak, tapi agar semua sesuai aturan pemerintah yang berlaku, dalam hal ini aturan yang mengatur soal usaha angkutan umum. Jadi isu soal stiker ini saya pastikan tidak benar,"ujarnya.
Perwakilan dari Celepuk Bali Driver (CBD), Sila Kaka mengatakan, pihaknya sempat mempertanyakan soal peredaran stiker Mantra Kerta yang ditempel di badan taksi online."Celepuk Bali Driver punya 333 anggota, kami siap mendukung Rai Mantra jika sikapnya jelas terkait angkutan online ini. Tapi kami akan golput jika sikapnya tidak jelas,"ujarnya.
Anggota CBD lainnya, Ngurah Sanding, meminta agar nama Mantra-Kerta segera dibersihkan, jika memang tidak benar mengintruksikan pemasangan stiker tersebut di taksi online. "Jika tidak benar itu instruksi resmi Mantra-Kerta, stiker tersebut agar dicabut, karena ini bisa menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat," ujarnya.
Pernyataan hampir senada disampaikan perwakilan sopir lokal Bali dari paguyuban ASPABA dan , ALSTAR. Pihak paguyuban sopir lokal Bali juga menyatakan akan menyampaikan hal ini langsung kepada pihak Rai Mantra.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2797 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2029 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1970 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026