Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 28 Juli 2026
Ogoh-Ogoh Tumbal Tunggul, Rerajahan Simbul Raksasa Untuk Penolak Bala
Minggu, 11 Maret 2018,
15:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com.Denpasar. Perencanaan yang matang dan konsep mendalam mewujudkan hasil karya yang menawan. Begitulah yang
terungkap dalam proses pembuatan Ogoh-Ogoh Sekaa Teruna Banjar Kepisah Desa Sumerta Kelod.
[pilihan-redaksi]
Dengan mengusung tema 'Tumbal Tunggul', seolah-olah memberi cermin dari kondisi realitanya yang sedang terjadi di masyarakat. Menurut arsitek sekaligus konseptor Ogoh-Ogoh, Putu erwin Maryadi, Tumbal Tunggul sebenarnya kisah yang menceritakan suatu desa bernama Lara Sigaran, desa tua yang sebagian besar penduduknya hidup bertani awalnya hidup sejahtera dan berkelimpahan. Suatu ketika muncul masalah yang mengganggu masyarakat seperti panen yang gagal dan banyak masyarakat yang meninggal secara tidak wajar serta kehidupan masyarakat menjadi kacau.
Dengan mengusung tema 'Tumbal Tunggul', seolah-olah memberi cermin dari kondisi realitanya yang sedang terjadi di masyarakat. Menurut arsitek sekaligus konseptor Ogoh-Ogoh, Putu erwin Maryadi, Tumbal Tunggul sebenarnya kisah yang menceritakan suatu desa bernama Lara Sigaran, desa tua yang sebagian besar penduduknya hidup bertani awalnya hidup sejahtera dan berkelimpahan. Suatu ketika muncul masalah yang mengganggu masyarakat seperti panen yang gagal dan banyak masyarakat yang meninggal secara tidak wajar serta kehidupan masyarakat menjadi kacau.
Hal inilah yang membuat tetua desa (penglingsir) berdoa ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi memohon keselamatan dan kesejahteraan. Dari petunjuk tersebut tetua desa bersama masyarakat membuat aksara suci yang mengandung mantra dan tantra dengan sebutan Tumbal Tunggul sesuai petunjuk yang diterima.
[pilihan-redaksi2]
Tumbal Tunggul merupakan perpaduan aksara suci dengan wujud modre yang berbentuk abstrak. Tumbal Tunggul diyakini oleh umat Hindu sebagai penolak bala yang dipasang di pekarangan rumah sebagai ulap-ulap. Digambarkan dalam bentuk rerajahan dengan simbul raksasa. Semenjak itu Desa Lara Sigaran mulai menata kehidupannya dan berangsur-angsur membaik.
Tumbal Tunggul merupakan perpaduan aksara suci dengan wujud modre yang berbentuk abstrak. Tumbal Tunggul diyakini oleh umat Hindu sebagai penolak bala yang dipasang di pekarangan rumah sebagai ulap-ulap. Digambarkan dalam bentuk rerajahan dengan simbul raksasa. Semenjak itu Desa Lara Sigaran mulai menata kehidupannya dan berangsur-angsur membaik.
"Tumbal Tunggul inilah yang menjdi tradisi umat Hindu dan diyakini serta diwarisi secara turun-temurun sebagai penolak bala dari hal-hal magis yang bersifat negatif," ungkapnya.
Dengan waktu pengerjaan hanya sebulan, Ogoh-Ogoh yang menelan dana sekitar Rp15 juta itu diikutsertakan dalam lomba di kecamatan Denpasar Timur. (bbn/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2797 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2029 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1970 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026