Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Ogoh-Ogoh Tumbal Tunggul, Rerajahan Simbul Raksasa Untuk Penolak Bala
Minggu, 11 Maret 2018,
15:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com.Denpasar. Perencanaan yang matang dan konsep mendalam mewujudkan hasil karya yang menawan. Begitulah yang
terungkap dalam proses pembuatan Ogoh-Ogoh Sekaa Teruna Banjar Kepisah Desa Sumerta Kelod.
[pilihan-redaksi]
Dengan mengusung tema 'Tumbal Tunggul', seolah-olah memberi cermin dari kondisi realitanya yang sedang terjadi di masyarakat. Menurut arsitek sekaligus konseptor Ogoh-Ogoh, Putu erwin Maryadi, Tumbal Tunggul sebenarnya kisah yang menceritakan suatu desa bernama Lara Sigaran, desa tua yang sebagian besar penduduknya hidup bertani awalnya hidup sejahtera dan berkelimpahan. Suatu ketika muncul masalah yang mengganggu masyarakat seperti panen yang gagal dan banyak masyarakat yang meninggal secara tidak wajar serta kehidupan masyarakat menjadi kacau.
Dengan mengusung tema 'Tumbal Tunggul', seolah-olah memberi cermin dari kondisi realitanya yang sedang terjadi di masyarakat. Menurut arsitek sekaligus konseptor Ogoh-Ogoh, Putu erwin Maryadi, Tumbal Tunggul sebenarnya kisah yang menceritakan suatu desa bernama Lara Sigaran, desa tua yang sebagian besar penduduknya hidup bertani awalnya hidup sejahtera dan berkelimpahan. Suatu ketika muncul masalah yang mengganggu masyarakat seperti panen yang gagal dan banyak masyarakat yang meninggal secara tidak wajar serta kehidupan masyarakat menjadi kacau.
Hal inilah yang membuat tetua desa (penglingsir) berdoa ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi memohon keselamatan dan kesejahteraan. Dari petunjuk tersebut tetua desa bersama masyarakat membuat aksara suci yang mengandung mantra dan tantra dengan sebutan Tumbal Tunggul sesuai petunjuk yang diterima.
[pilihan-redaksi2]
Tumbal Tunggul merupakan perpaduan aksara suci dengan wujud modre yang berbentuk abstrak. Tumbal Tunggul diyakini oleh umat Hindu sebagai penolak bala yang dipasang di pekarangan rumah sebagai ulap-ulap. Digambarkan dalam bentuk rerajahan dengan simbul raksasa. Semenjak itu Desa Lara Sigaran mulai menata kehidupannya dan berangsur-angsur membaik.
Tumbal Tunggul merupakan perpaduan aksara suci dengan wujud modre yang berbentuk abstrak. Tumbal Tunggul diyakini oleh umat Hindu sebagai penolak bala yang dipasang di pekarangan rumah sebagai ulap-ulap. Digambarkan dalam bentuk rerajahan dengan simbul raksasa. Semenjak itu Desa Lara Sigaran mulai menata kehidupannya dan berangsur-angsur membaik.
"Tumbal Tunggul inilah yang menjdi tradisi umat Hindu dan diyakini serta diwarisi secara turun-temurun sebagai penolak bala dari hal-hal magis yang bersifat negatif," ungkapnya.
Dengan waktu pengerjaan hanya sebulan, Ogoh-Ogoh yang menelan dana sekitar Rp15 juta itu diikutsertakan dalam lomba di kecamatan Denpasar Timur. (bbn/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5920 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4640 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026