Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
75% Kasus Perceraian di Karangasem Disebabkan Media Sosial
Jumat, 13 April 2018,
00:10 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com.Karangasem, Direktur Organisasi Bantuan Hukum (OBH) KPPA Karangasem Ni Nyoman Suparni menyebutkan 75% kasus perceraian penyebab utamanya adalah media soaial.
[pilihan-redaksi]
Dikatakan dari kasus yang ditanganinya setahun ini, diketahui penyebab utama hampir 75% perceraian adalah bermula dari aktivitas di media sosial (medsos). Ia mencontohkan dengan adanya medsos orang lebih gampang untuk mengenal satu sama lain yang kemudian menjadi dekat. Tentu saja bagi yang belum berkeluarga itu tidak jadi masalah, namun jika memiliki keluarga tentu akan menyebabkan keretakan dalam rumah tangga.
Dikatakan dari kasus yang ditanganinya setahun ini, diketahui penyebab utama hampir 75% perceraian adalah bermula dari aktivitas di media sosial (medsos). Ia mencontohkan dengan adanya medsos orang lebih gampang untuk mengenal satu sama lain yang kemudian menjadi dekat. Tentu saja bagi yang belum berkeluarga itu tidak jadi masalah, namun jika memiliki keluarga tentu akan menyebabkan keretakan dalam rumah tangga.
“Awalnya perceraian memang ada, namun itu wajar karena sebuah dinamika kehidupan, namun yang terjadi belakangan kasus perceraian justru makin menggila sejak adanya medsos,” kata Suparni.
Untuk tahun lalu saja, kata dia pihaknya menangani 100 kasus perceraian yang semuanya berakhir dengan vonis cerai. Sementara di tahun 2018 ini, terutama Januari hingga April tercatat terdapat 50 kasus, bahkan 45 kasus diantaranya sudah masuk meja pengadilan. Sementara dari 45 kasus hanya satu khasus yang memutuskan untuk kembali rujuk.
Parahnya lagi, kasus perceraian seperti ini tidak hanya menimpa pasangan lama namun pasangan muda juga banyak yang bercerai akibat medsos. Seringkali mereka berdalih dengan alasan memilih berpisah karena perekonomian, padahal masalah utamanya adalah kehadiran orang ketiga. (bbn/igs/rob)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2612 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2268 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026