Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 12 September 2026
Kasus Balita Tewas di Sidemen, Polres Karangasem: Penyelidikan Tetap Berjalan
Senin, 7 Mei 2018,
18:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com.Karangasem, Kedatangan kuasa hukum beserta keluarga balita yang diduga menjadi korban pembunuhan di Sidemen, Karangasem pada tahun 2015 silam ke Polres Karangasem diterima langsung oleh Kasat Reskrim Polres Karasem, AKP. Decki Hendra W.
[pilihan-redaksi]
Usai bertemu dengan kuasa hukum serta keluarga korban, kepada awak media pihaknya mengatakan bahwa kasus tersebut sampai saat ini tidak dihentikan dan masih terus berjalan.
Usai bertemu dengan kuasa hukum serta keluarga korban, kepada awak media pihaknya mengatakan bahwa kasus tersebut sampai saat ini tidak dihentikan dan masih terus berjalan.
"Kita menyampaikan empati kepada keluarga korban. Terkait kasus ini, sampai saat ini kasusnya masih tetap berjalan. Kita masih melakukan upaya, sebelumnya banyak saksi sudah kita periksa," ujarnya Senin (7/5).
Diakui Kasat Reskrim, selama ini yang menjadi kendala dalam proses penyelidikan yakni masih minim saksi. Pihaknya masih mengumpulkan para saksi agar runut sehingga kita bisa tau apa motif pelaku sebenarnya.
[pilihan-redaksi2]
Selain itu, polisi juga mengaku sudah membentuk tim dari dulu untuk menyelidiki kasus ini. Sementara untuk hasil otopsi yang dikatakan bahwa tim dokter mengatakan bahwa kematian balita tersebut karena dibunuh, menurutnya tidak ada yang menyatakan demikian, hasil otopsi hanya menyimpulkan sebab kematian. Dimana, kata dia dalam hasil tersebut korban meninggal dikarenakan saluran pernafasannya kemasukan air bukan karena cekikan.
Selain itu, polisi juga mengaku sudah membentuk tim dari dulu untuk menyelidiki kasus ini. Sementara untuk hasil otopsi yang dikatakan bahwa tim dokter mengatakan bahwa kematian balita tersebut karena dibunuh, menurutnya tidak ada yang menyatakan demikian, hasil otopsi hanya menyimpulkan sebab kematian. Dimana, kata dia dalam hasil tersebut korban meninggal dikarenakan saluran pernafasannya kemasukan air bukan karena cekikan.
Hanya saja, dirinya membenarkan bahwa pada bagian mulut korban ada memar yang diduga bekas kekerasan. Sampai saat ini pihak kepolisian belum bisa membuat kesimpulan. Namun untuk dugaan memang mengarah ke kasus pembunuhan.
"Kita minta info dari semua pihak, jika ada info agar segera disampaikan kepihak kepolisian," tandasnya.
Sementara itu, usai bertemu dengan Kasat Reskrim Polres Karangasem, kuasa hukum keluarga korban, Siti Sapurah alias Ipung mengatakan bahwa sebenarnya persepsi mereka sama dengan persepsinya. Hanya saja dirinya meminta agar prosesnya jangan terlalu lama.
"Kami akan tetap kawal sampai kasusnya tuntas dan pelaku ditangkap. Saya yakin dari perkataan kasat pelaku sudah didepan mata," ujarnya. (bbn/igs/rob)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3321 Kali
02
03
04
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 789 Kali
05
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 729 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026