Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Kasus Balita Tewas di Sidemen, Polres Karangasem: Penyelidikan Tetap Berjalan
Senin, 7 Mei 2018,
18:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com.Karangasem, Kedatangan kuasa hukum beserta keluarga balita yang diduga menjadi korban pembunuhan di Sidemen, Karangasem pada tahun 2015 silam ke Polres Karangasem diterima langsung oleh Kasat Reskrim Polres Karasem, AKP. Decki Hendra W.
[pilihan-redaksi]
Usai bertemu dengan kuasa hukum serta keluarga korban, kepada awak media pihaknya mengatakan bahwa kasus tersebut sampai saat ini tidak dihentikan dan masih terus berjalan.
Usai bertemu dengan kuasa hukum serta keluarga korban, kepada awak media pihaknya mengatakan bahwa kasus tersebut sampai saat ini tidak dihentikan dan masih terus berjalan.
"Kita menyampaikan empati kepada keluarga korban. Terkait kasus ini, sampai saat ini kasusnya masih tetap berjalan. Kita masih melakukan upaya, sebelumnya banyak saksi sudah kita periksa," ujarnya Senin (7/5).
Diakui Kasat Reskrim, selama ini yang menjadi kendala dalam proses penyelidikan yakni masih minim saksi. Pihaknya masih mengumpulkan para saksi agar runut sehingga kita bisa tau apa motif pelaku sebenarnya.
[pilihan-redaksi2]
Selain itu, polisi juga mengaku sudah membentuk tim dari dulu untuk menyelidiki kasus ini. Sementara untuk hasil otopsi yang dikatakan bahwa tim dokter mengatakan bahwa kematian balita tersebut karena dibunuh, menurutnya tidak ada yang menyatakan demikian, hasil otopsi hanya menyimpulkan sebab kematian. Dimana, kata dia dalam hasil tersebut korban meninggal dikarenakan saluran pernafasannya kemasukan air bukan karena cekikan.
Selain itu, polisi juga mengaku sudah membentuk tim dari dulu untuk menyelidiki kasus ini. Sementara untuk hasil otopsi yang dikatakan bahwa tim dokter mengatakan bahwa kematian balita tersebut karena dibunuh, menurutnya tidak ada yang menyatakan demikian, hasil otopsi hanya menyimpulkan sebab kematian. Dimana, kata dia dalam hasil tersebut korban meninggal dikarenakan saluran pernafasannya kemasukan air bukan karena cekikan.
Hanya saja, dirinya membenarkan bahwa pada bagian mulut korban ada memar yang diduga bekas kekerasan. Sampai saat ini pihak kepolisian belum bisa membuat kesimpulan. Namun untuk dugaan memang mengarah ke kasus pembunuhan.
"Kita minta info dari semua pihak, jika ada info agar segera disampaikan kepihak kepolisian," tandasnya.
Sementara itu, usai bertemu dengan Kasat Reskrim Polres Karangasem, kuasa hukum keluarga korban, Siti Sapurah alias Ipung mengatakan bahwa sebenarnya persepsi mereka sama dengan persepsinya. Hanya saja dirinya meminta agar prosesnya jangan terlalu lama.
"Kami akan tetap kawal sampai kasusnya tuntas dan pelaku ditangkap. Saya yakin dari perkataan kasat pelaku sudah didepan mata," ujarnya. (bbn/igs/rob)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2615 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026