Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Jatiluwih Berencana Bangun Miniatur Museum Subak
Selasa, 8 Mei 2018,
08:35 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com.Tabanan, Sebagai kawasan wisata yang mengandalkan panorama sawah dan subak, Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel, Tabanan berencana membangun miniatur museum subak. Bangunan tersebut rencana dibangun di Banjar Jatiluwih Kawan, di lahan seluas 30 are milik Laba Pura Dalem Luhur Puncak Petali.
[pilihan-redaksi]
Rencana tersebut sudah lama disampaikan oleh Perbekel Desa Jatiluwih I Nengah Kartika kepada Manajer DTW Jatiluwih bahkan kepada Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti.
Rencana tersebut sudah lama disampaikan oleh Perbekel Desa Jatiluwih I Nengah Kartika kepada Manajer DTW Jatiluwih bahkan kepada Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti.
“Karena keterbatasan anggaran, rencana tersebut belum bisa terealisasi sampai saat ini,” jelas Perbekel Jatiluwih I Nengah Kartika, Senin ( 7/5/2018).
Saat ini pihaknya sedang dalam proses pengurusan proposal yang akan diserahkan kepada pimpinan. Selanjutnya prosposal tesebut dijembaatani oleh Bupati ke pemerintah pusat. Dikatakan, pembangunan miniature museum subak bertujuan untuk melengkapi kawasan Desa Jatiluwih dan sebagai daya dukung pariwisata.
“Harapan kami kedepan pariwisata bisa berkembang dan sebagai langkah atau upaya dalam pemeliharaan infrastruktur,” jelasnya.
Langkah ini juga untuk mengurangi angka pengangguran di Desa Jatiluwih. Bahkan sebagai langkah menyelamatkan atau menjaga keamanan pura. Dimana areal tersebut akan ramai sehingga sedikit celah pencuri bisa masuk. "Yang jelas masih tahap pengembangan, dan harapan kami mudah-mudahan didukung oleh pemerintah kabupaten," ujar Kartika.
Miniatur museum subak tersebut akan dilengkapi dengan alat peraga yang berkaitan dengan subak yang ada di Desa Jatiluwih. Sehingga sebelum wisatawan turun menikmati hamparan pemandangan sawah, mereka akan diarahkan dulu ke Museum subak.
[pilihan-redaksi2]
Nanti mereka akan dikenalkan informasi tentang Jatiluwih dan DTW Jatiluwih. Kemudian diarahkan ke jalur tracking oleh pemandu hingga sampai ke hamparan pemandangan sawah Jatiluwih. "Jadi nanti suasana akan hidup, wisatawan pun mengerti tentang Subak yakni sistem pengairan sawah di Bali sebagaimana hamparan sawah di Jatiluwih menerapakan sistem Subak," imbuhnya.
Nanti mereka akan dikenalkan informasi tentang Jatiluwih dan DTW Jatiluwih. Kemudian diarahkan ke jalur tracking oleh pemandu hingga sampai ke hamparan pemandangan sawah Jatiluwih. "Jadi nanti suasana akan hidup, wisatawan pun mengerti tentang Subak yakni sistem pengairan sawah di Bali sebagaimana hamparan sawah di Jatiluwih menerapakan sistem Subak," imbuhnya.
Menurut Kartika, pembangunan miniatur ini, juga akan menghidupkan agrowisata di Desa Jatiluwih karena perkebunan masyarakat saat ini menjanjikan.
"Jalur tracking nanti akan melewati perkebunan warga, sehingga wisatawan tidak hanya dapat menikmati hamparan sawah," tegas Kartika.
Ia pun belum bisa memastikan kapan rencana tersebut bisa terealisasi. Sejauh ini masih tahap proposal dan mungkin akhir tahun ini sudah ada jawaban dari pemerintah. (bbn/nod/rob)
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5900 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4628 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2238 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026