Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Wayan Lung Asal Karangasem Menderita Cacat Fisik Polio Sejak 3 Tahun
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Ipar dari Wayan Lung menceritakan bahwa Wayan sudah menderita cacat fisik berupa polio sejak ia berumur 3 bulan. Untuk sehari-hari Wayan Lung dibantu oleh ipar dan keponakannya yang serumah dengannya baik dalam kepentingan mengambil makan, mandi bahkan buang air besar (BAB), mengingat kondisi otot tangan dan kakinya kaku yang mengakibatkan dirinya tidak bisa bergerak terlalu banyak.
Bahkan hanya untuk makan dan minum Wayan Lung yang tidak dapat memasukan ke mulutnya langsung harus menggunakan bantuan kaleng bekas sebagai penumpu piring dan gelasnya.
Dengan bantuan tongkat bambu kecil beliau berusaha menggerakan kain ditubuhnya hanya sekedar untuk membersihkan mata atau menggaruk kepalanya ketika terasa gatal. Sekalipun sudah mendapatkan penanganan dari pemerintah (instansi terkait) dan donatur untuk tempat tinggal dan kesehatannya, namun karena keterbatasan yang dimilikinya, Wayan Lung sangat kurus terlihat hanya kulit membungkus tulangnya.
Baca juga:
Vaksin Polio di Gianyar Menyasar 55.377 Anak
Sementara untuk memenuhi kebutuhan makannya sehari-hari, Wayan Lung hanya meminta kepada saudara, ipar dan keponakannya serta bantuan beras sejahtera dari pemerintah. Menyikapi keadaan tersebut, Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengutus tim Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali untuk mengunjungi tempat tinggalnya, di Banjar Pasiatin Kaler, Desa Seraya Barat, Karangasem, senin (14/5).
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3324 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 731 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan