Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 28 Juli 2026
Pemimpin Bali kedepan Harus Berani dan Tidak Diam di Zona Nyaman
Minggu, 27 Mei 2018,
04:30 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar, Pemimpin Bali ke depan harus berani dan tidak hanya diam di zona nyaman. Selain itu, Bali juga membutuhkan sosok pemimpin yang mampu mengatasi kesenjangan pembangunan. Harapan itu mengemuka dalam Pelaksanaan Simakrama Gubernur ke-96 yang berlangsung di Gedung Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali, Sabtu (26/5).
[pilihan-redaksi]
Selain masyarakat umum, Simakrama kali ini juga menghadirkan sejumlah tokoh antara lain Ketua FKUB Bali Ida Panglingsir Ageng Putra Sukahet, Ketua GIPI Bali Ida Bagus Partha Adnyana, Akademisi Unud Prof. Dr.Drs. Yohanes Usfunan,SH,M.Hum, Tokoh Media Nyoman Wirata dan Ketua Yayasan Swastika Drs. I Wayan Bagiarta Negara,Apt.MM.
Selain masyarakat umum, Simakrama kali ini juga menghadirkan sejumlah tokoh antara lain Ketua FKUB Bali Ida Panglingsir Ageng Putra Sukahet, Ketua GIPI Bali Ida Bagus Partha Adnyana, Akademisi Unud Prof. Dr.Drs. Yohanes Usfunan,SH,M.Hum, Tokoh Media Nyoman Wirata dan Ketua Yayasan Swastika Drs. I Wayan Bagiarta Negara,Apt.MM.
Ketua Yayasan Swastika Nagiarta Negara menyampaikan harapan agar Pemimpin Bali ke depan senantiasa berpedoman pada Tri Hita Karana. Lebih dari itu, Bali butuh pemimpin yang inovatif, kreatif dan berpikir holistik. Sementara Tokoh Media Nyoman Wirata berpendapat, sosok pemimpin lima tahun ke depan harus punya komitmen untuk menyeimbangkan pembangunan sektor pertanian dan pariwisata yang menurutnya masih timpang.
“Harus dirancang sebuah sistem dimana hotel punya kewajiban membina petani,” terangnya. Selain itu, Pemimpin Redaksi Bali Post ini berharap pemimpin yang berani dan tak diam di zona nyaman.
Harapan senada juga diungkapkan Prof. Usfunan. Ia berpendapat seorang pemimpin harus punya nyali, khususnya dalam menegakkan aturan. "Kalau ada penyimpangan, sikat saja,” cetusnya.
Ia juga berpesan agar pemimpin Bali ke depan selalu berjalan dalam koridor hukum, dapat menciptakan pemerintahan yang bersih, memperhatikan perlindungan HAM dan tidak sewenang-wenang. Sedangkan Ketua GIPI IB Partha Adnyana ingin sosok pemimpin yang berkomitmen membangun pariwisata budaya.
[pilihan-redaksi2]
Pada bagian lain, Ketua FKUB Bali Ida Panglingsir Ageng Putra Sukahet berpendapat, pemimpin ke depan harus bisa mewujudkan masyarakat yang rukun, aman, damai, sejahtera dan adil. “Menurut saya, kepemimpinan Bapak Gubernur Made Mangku Pastika sudah luar biasa. Penggantinya harus lebih cerdas, jujur, bersih dan berkarakter,” tambahnya. Ia juga berpesan agar gubernur terpilih melepaskan jaket partai dan tidak diskriminatif dalam melaksanakan kebijakan.
Pada bagian lain, Ketua FKUB Bali Ida Panglingsir Ageng Putra Sukahet berpendapat, pemimpin ke depan harus bisa mewujudkan masyarakat yang rukun, aman, damai, sejahtera dan adil. “Menurut saya, kepemimpinan Bapak Gubernur Made Mangku Pastika sudah luar biasa. Penggantinya harus lebih cerdas, jujur, bersih dan berkarakter,” tambahnya. Ia juga berpesan agar gubernur terpilih melepaskan jaket partai dan tidak diskriminatif dalam melaksanakan kebijakan.
Selain menghadirkan lima tokoh, peserta simakrama lainnya juga menyampaikan harapan terkait pemimpin Bali lima tahun ke depan. Ida Bagus Agung dari Jembrana menginginkan sosok pemimpin yang tindakannya selaras dengan pikiran dan perkataan. Sedangkan Jero Penjor dan Marja Abas berharap sosok pemimpin yang menyayangi Bali, cinta NKRI dan berlaku seperti matahari.
Gubernur Pastika menilai, semua yang disampaikan oleh para tokoh dan peserta simakrama adalah hal yang sangat penting untuk dipedomani oleh pemimpin Bali lima tahun ke depan. Pastika menambahkan, dalam 10 tahun pelaksanaannya, Visi Bali Mandara dengan berbagai program unggulan telah meletakkan pondasi yang kokoh bagi pembangunan Daerah Bali. Namun ia menyadari, masih butuh upaya dan kerja keras untuk mengatasi problem pembangunan seperti kesenjangan antar sektor dan antar wilayah. (bbn/rls/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2765 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2026 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1962 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1799 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026