Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 28 Juli 2026
Undang Yuk, Strategi Mengundang Hemat, Praktis dan Ramah Lingkungan
Minggu, 10 Juni 2018,
15:20 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Kertas undangan cetak merupakan keniscayaan pada suatu acara untuk memberi pesan, tetapi acapkali dinilai tidak efisien karena penggunaannya yang sekali pakai dan juga harus mengedarkannya ke alamat tujuan bahkan tidak ramah lingkungan karena bahan bakunya yang jika terus digunakan akan menjadi terbatas.
[pilihan-redaksi]
Hal tersebut menjadi awal pemikiran beberapa pemuda yang menciptakan platform aplikasi yang menjadikan desain kartu undangan dilengkapi galeri foto, video, navigasi dengan Google Maps dan buku tamu bagi undangan yang mengucapkan selamat, yakni Undang Yuk. Selain itu, Undang Yuk juga mendistribusikannya secara online kepada orang yang dituju dengan jumlah yang tidak terbatas.
Hal tersebut menjadi awal pemikiran beberapa pemuda yang menciptakan platform aplikasi yang menjadikan desain kartu undangan dilengkapi galeri foto, video, navigasi dengan Google Maps dan buku tamu bagi undangan yang mengucapkan selamat, yakni Undang Yuk. Selain itu, Undang Yuk juga mendistribusikannya secara online kepada orang yang dituju dengan jumlah yang tidak terbatas.
"Jadi Undang Yuk ini merupakan ide dari masalah yang dihadapi teman saya ketika akan melangsungkan pernikahan, dia bingung bagaimana cara menyebar undangan untuk temannya di luar daerah selain untuk menghemat waktu dan juga tenaga," ungkap Mega Ardinata selaku Marketing Undang Yuk, Minggu (10/6) di Denpasar.
Dari situlah, kata dia, ia mempunyai ide kenapa tidak dibuat website pribadi yang berisikan informasi acara yang sama seperti undangan pada umumnya dengan tambahan fitur-fitur pelengkapnya. Startup yang berdiri sejak 2017 lalu melalui fasilitasi Inkubasi Bisnis (Inbis) Tohpati ini terdiri atas beberapa personil diantaranya; Mega Ardinata (Marketing), Tantri Mindrawan (Programmer), Christopher Bintang Sanjaya (Programmer), Ester Melinda (Accounting) dan Ryandita Marsa Kusuma (Designer).
[pilihan-redaksi2]
Teknisnya, lanjut Mega, Undang Yuk akan menyebarkan desain undangan yang sudah siap dengan copy link website undangan melalui sosial media, grup chat dan lain-lain yang digunakan oleh pengundang.
Teknisnya, lanjut Mega, Undang Yuk akan menyebarkan desain undangan yang sudah siap dengan copy link website undangan melalui sosial media, grup chat dan lain-lain yang digunakan oleh pengundang.
"Selain lewat chat juga bisa di share undangan melalui kirim pesan biasa, selama handphone tamu undangan support untuk browsing dan berisi koneksi internet," jelasnya.
Untuk tarif pembuatan undangan online, Mega mengungkapkan harga bervariasi dari mulai Rp250 ribu hingga Rp400 ribu tergantung konten dan desain yang akan ditampilkan terlebih untuk pemesananan yang sifatnya custom. Sebagai contoh produk undangan online, dapat dilihat dalam website mereka di: Temabuku.undangyuk.com
Saat ini Undang Yuk telah melayani 26 konsumen dan belum tersentuh investor untuk pendanaan. Rencana pengembangan kedepan, Undang Yuk tidak hanya melayani acara pernikahan saja tetapi juga untuk acara lain seperti syukuran, potong gigi (mepandes), seminar, reuni, perpisahan SMA dan lain-lain. Meski tergolong skala kecil, usaha anak muda ini cukup mulia sebagai penyumbang pelestarian alam karena turut mengurangi penebangan pohon untuk bahan baku kertas. (bbn/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2497 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2014 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1943 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1795 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026