Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Sempat Bangkrut, Hardys Bangkit Lagi Gandeng 100 UKM Bali
Kamis, 5 Juli 2018,
12:15 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Setelah sempat dinyatakan bangkrut dan menutup beberapa outletnya, perusahaan perdagangan retail Hardys kini bangkit lagi. Untuk mendukung binisnya, pihak Hardys menggandeng 100 pengusaha Usaha Kecil Menengah (UKM) di Bali.
Hal ini disampaikan pihak Hardys dalam keterangan pers di Hardys Gatsu Tengah Denpasar, Kamis (5/7/2018).
Pihak Direksi Hardys yang diwakili Putu Suadnyana menyatakan, sebelum dibuka kembali, Hardys memang sempat melakukan penutupan terhadap sembilan outletnya, dan hanya lima outlet saja yang masih buka.
"Saat ini kita bangkit lagi dengan konsep baru, jika dulu konsepnya kita beli ke pedagang, kini konsep ubah konsep jadi kemitraan,"ujarnya.
Suadnyana menyatakan telah bertemu dengan 100 penggiat UKM dan semuanya menyatakan mendukung seluruh outlet Hardys yang akan dibuka kembali.
"Hardys nantinya sebagai manajemen retail, founder Hardys, pak GH (Gede Hardiawan) telah memberi arahan yang lengkap tentang bagaimana menjalankan bisnis retail,"ujarnya.
Suadnyana menyatakan sudah membuka Hardys Singaraja Plaza yang penjualannya dikenal paling sulit selama ini. Dimana di sana 60 UKM telah bergabung untuk mensuplai berbagai produk yang akan dijual termasuk baju anak, sepatu, dan aneka produk retail lainnya.
"Dan ternyata penjualannya mencapai target 200 persen, jadi kita optimis bisnis retail masih bagus karena terbukti animo masyarakat masih cukup besar, apalagi kita punya 250 ribu member yang masih aktif," ujarnya.
Dengan didukung pelaku UKM Bali, Suadnyana optimis akan bisa membuka kembali semua cabang Hardys yang sempat tutup. Setelah Hardys di Singaraja Plaza, outlet lain yang mulai dibuka adalah Hardys Tabanan, Hardys Gatsu, Hardys Panjer, dan menyusul cabang cabang Hardys lainnya di Bali.
"Semua mencapai target penjualan 200 persen, ini bukti retail lokal masih dibutuhkan,"ujarnya.
Pjs Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) Bali, Anak Agung Ngurah Agung Agra Putra menyatakan, dengan dibukanya kembali beberapa outlet Hardys, ini membuktikan usaha retail di Bali tidak ada masalah.
"Hardys merupakan usaha retail lokal yang ada di Bali, penutupan Hardys belum lama ini menjadi pukulan telak bagi industri retail di Bali. Dengan bangkitnya Hardys, ini menjadi hal yang positif, memberi efek postif bagi pertumbuhan usaha retail di Bali," ujarnya.[bbn/psk]
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2934 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2012 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026