Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 12 September 2026
Polisi Sita 9 Laptop Ilegal pada Penggrebekan di RTC Diponegoro
Senin, 9 Juli 2018,
08:30 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Merespon maraknya penjualan barang elektronik yang tidak dilengkapi sertifikasi SDPPI dan tidak ada petunjuk manual bahasa Indonesia, pertokoan RTC di lantai 1 Diponegoro denpasar barat digerebek Polresta Denpasar. Dari dua toko yang menjadi sasaran yakni Toko Maju Jaya dan Toko SQ, sedikitnya disita 9 unit laptop illegal.
[pilihan-redaksi]
Pengerebekan oleh Unit IV Satreskrim Polresta Denpasar dipimpin Iptu Reza Pranata, berlangsung pada Sabtu (30/7) sekitar pukul 16.30 Wita. Sasaran pertama Toko Maju Jaya di Kompleks Pertokoan RTC (Rimo Trade Center) nomor 14-15 lantai 1 Jalan Diponegoro nomor 136 Denpasar Barat. Kedatangan petugas kepolisian membuat kaget para pemilik toko di tempat tersebut.
Pengerebekan oleh Unit IV Satreskrim Polresta Denpasar dipimpin Iptu Reza Pranata, berlangsung pada Sabtu (30/7) sekitar pukul 16.30 Wita. Sasaran pertama Toko Maju Jaya di Kompleks Pertokoan RTC (Rimo Trade Center) nomor 14-15 lantai 1 Jalan Diponegoro nomor 136 Denpasar Barat. Kedatangan petugas kepolisian membuat kaget para pemilik toko di tempat tersebut.
“Pengerebekan ini kami lakukan karena toko toko penjual barang elektronik banyak yang illegal dan tidak sesuai SDPPI dan tidak ada manual bahasa Indonesia,” bisik sumber Polresta Denpasar, Minggu (8/7).
Sementara dari pengerebekan tersebut, petugas kepolisian memintai keterangan pemilik toko, Agustinus Belembang (37) tinggal di Perumahan Tansa Trisna Blok B8, Dalung Permai, Badung. Dipemeriksaan, pemilik toko mengaku menjual beberapa laptop yang tidak dilengkapi sertifikasi SDPPI.
Selanjutnya, polisi kemudian memeriksa satu persatu laptop yang diperjual-belikan di toko tersebut. Tercatat, dari hasil pemeriksaan Toko Maju Jaya, terdapat 5 unit laptop illegal, 4 diantaranya bermerek HP dan laptop merek Lenovo.
Setelah mengamankan pemilik toko dan 5 unit laptop illegal, polisi kemudian bergeser ke toko SQ yang juga memperdagangkan laptop. Di toko tersebut, pemiliknya Agustinus Agen (35) yang tinggal di Jalan Tegal Wangi Gang Batako nomor 10, Denpasar Selatan, turut diinterograsi. Polisi kemudian mengamankan barang bukti 2 unit Notebook merek Dell 12 inchi warna biru, 1 unit laptop merek HP 15 inchi, 1 laptop HP 15 inchi warna hitam.
Usai menjalani pemeriksaan, kedua pemilik toko dan barang bukti laptop illegal diangkut ke Mapolresta Denpasar. Sumber mengatakan, dari hasil pemeriksaan di Mapolresta Denpasar, pemilik toko tidak ditahan, hanya menjalani pemeriksaan saja. Namun untuk barang bukti, tetap ditahan untuk penyelidikan lebih lanjut.
“Pemiliknya tidak ditahan tapi barang bukti tetap kami proses,” ungkapnya.
Menanggapi pengerebekan di RTC Diponegoro, dibenarkan Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Arta Ariawan. Mantan Kapolsek Kuta Utara itu mengatakan segera merilis tangkapan tersebut. “Besok Senin (hari ini, red) kami rilis ya,” terang mantan Kasatreskrim Polres Badung ini. (bbn/Spy/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3321 Kali
02
03
04
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 789 Kali
05
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 729 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026