Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Alasan Keamanan, BNPB Pindahkan Alarm Tanda Bahaya Erupsi Gunung Agung
Selasa, 17 Juli 2018,
22:15 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com,Karangasem. Untuk alasan keamanan dan ditempatkan di ketinggian 790 MDPL, alarm tanda bahaya di Gunung Agung dipindahkan oleh BNPB dipindahkan ke Jabe apura Puseh Dusun Sukaluwih, Desa Amerta Bhuana, Selat, Karangasem, Selasa (17/07).
[pilihan-redaksi]
Menurut informasi di lapangan, pemindahan alarm tersebut terhitung sudah tiga kali dilakukan, awalnya pertama kali untuk di wilayah kecamatan Selat dipasang di sebelah Polsek Selat. Namun karena faktor keamanan mengingat alarm seharga miliaran rupiah tersebut dalam pengoperasiannya harus dinyalakan secara manual, akhirnya dipindahkan ke Dusun Pesangkan.
Menurut informasi di lapangan, pemindahan alarm tersebut terhitung sudah tiga kali dilakukan, awalnya pertama kali untuk di wilayah kecamatan Selat dipasang di sebelah Polsek Selat. Namun karena faktor keamanan mengingat alarm seharga miliaran rupiah tersebut dalam pengoperasiannya harus dinyalakan secara manual, akhirnya dipindahkan ke Dusun Pesangkan.
Menurut Sekretaris Pasebaya, I Wayan Suara Arsana pemindahan Alarm ke wilayah Dusun Sukaluwih yang berada di radius 10 kilometer dari puncak kawah Gunung Agung atau di ketinggian sekitar 790 MDPL bertujuan agar berada di tempat yang lebih tinggi sehingga jika sirine itu dibunyikan maka masyrakat yang berada dibawah bisa mendengar suara sirine tersebut.
"Yang memindahkan langsung BNPB pusat, Pasebaya hanya siapkan tempat saja," Kata Suara Arsana.
Sementara itu, untuk membunyikan sirine tersebut karena masih manual tentunya harus ada yang menjaga 24 jam untuk memastikan alarm tersebut bisa dinyalakan ketika ada intruksi dari PVMNG. Suara Arsana mengatakan, nantinya untuk penjagaan alarm tersebut akan dilakukan oleh warga setempat dan kadus Sukaluwih beserta relawan Pasebaya. Alarm tersebut sedianya digunakan jika dua jam sebelumnya terjadi erupsi Gunung Agung. (bbn/igs/rob)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2618 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2274 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026