Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Alasan Keamanan, BNPB Pindahkan Alarm Tanda Bahaya Erupsi Gunung Agung
Selasa, 17 Juli 2018,
22:15 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com,Karangasem. Untuk alasan keamanan dan ditempatkan di ketinggian 790 MDPL, alarm tanda bahaya di Gunung Agung dipindahkan oleh BNPB dipindahkan ke Jabe apura Puseh Dusun Sukaluwih, Desa Amerta Bhuana, Selat, Karangasem, Selasa (17/07).
[pilihan-redaksi]
Menurut informasi di lapangan, pemindahan alarm tersebut terhitung sudah tiga kali dilakukan, awalnya pertama kali untuk di wilayah kecamatan Selat dipasang di sebelah Polsek Selat. Namun karena faktor keamanan mengingat alarm seharga miliaran rupiah tersebut dalam pengoperasiannya harus dinyalakan secara manual, akhirnya dipindahkan ke Dusun Pesangkan.
Menurut informasi di lapangan, pemindahan alarm tersebut terhitung sudah tiga kali dilakukan, awalnya pertama kali untuk di wilayah kecamatan Selat dipasang di sebelah Polsek Selat. Namun karena faktor keamanan mengingat alarm seharga miliaran rupiah tersebut dalam pengoperasiannya harus dinyalakan secara manual, akhirnya dipindahkan ke Dusun Pesangkan.
Menurut Sekretaris Pasebaya, I Wayan Suara Arsana pemindahan Alarm ke wilayah Dusun Sukaluwih yang berada di radius 10 kilometer dari puncak kawah Gunung Agung atau di ketinggian sekitar 790 MDPL bertujuan agar berada di tempat yang lebih tinggi sehingga jika sirine itu dibunyikan maka masyrakat yang berada dibawah bisa mendengar suara sirine tersebut.
"Yang memindahkan langsung BNPB pusat, Pasebaya hanya siapkan tempat saja," Kata Suara Arsana.
Sementara itu, untuk membunyikan sirine tersebut karena masih manual tentunya harus ada yang menjaga 24 jam untuk memastikan alarm tersebut bisa dinyalakan ketika ada intruksi dari PVMNG. Suara Arsana mengatakan, nantinya untuk penjagaan alarm tersebut akan dilakukan oleh warga setempat dan kadus Sukaluwih beserta relawan Pasebaya. Alarm tersebut sedianya digunakan jika dua jam sebelumnya terjadi erupsi Gunung Agung. (bbn/igs/rob)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2937 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2014 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026