Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 12 September 2026
Saling Senggol di Pasar Malam Sesetan, Pemuda Nyaris Tewas Ditebas
Kamis, 2 Agustus 2018,
01:40 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Pasar Malam yang terletak di jalan Raya Sesetan, Minggu (29/7) malam, diwarnai aksi penusukan. Hanya karena saling senggol saat joget-joget, seorang pemuda asal Banyuwangi Jawa Timur, Ryan Hidayat (24) nyaris tewas setelah ditebas berkali kali oleh pelaku, Adi Pranata (24) asal Jember Jawa Timur dengan menggunakan pisau dapur.
[pilihan-redaksi]
Tak sampai 24 jam, Tim Opsnal Reskrim Polsek Denpasar Selatan (densel), menangkap pelaku di rumah kosnya di Jalan Palapa IV Sesetan Densel. Sementara korban sendiri hingga kini kondisinya masih sekarat di RSUP Sanglah, Denpasar, akibat luka terbuka di tangan kiri, kepala belakang dan lengan kanan.
Tak sampai 24 jam, Tim Opsnal Reskrim Polsek Denpasar Selatan (densel), menangkap pelaku di rumah kosnya di Jalan Palapa IV Sesetan Densel. Sementara korban sendiri hingga kini kondisinya masih sekarat di RSUP Sanglah, Denpasar, akibat luka terbuka di tangan kiri, kepala belakang dan lengan kanan.
Menurut Kapolsek Densel Kompol Nyoman Wirajaya didampingi Kanitreskrim Iptu Hadimastika, korban Ryan Hidayat mengunjungi Pasar Malam di jalan Raya Sesetan, Densel, Minggu (29/7) sekitar pukul 19.30 Wita. Korban yang tinggal di Jalan Paku Sari Gang I Sesetan, Densel, datang bersama lima temannya dengan mengendarai motor, satu diantaranya perempuan.
Setelah membeli tiket, kelimanya masuk ke lapangan Pasar Malam yang khusus menyajikan hiburan dangdut. Saat artis dangdut menyanyikan satu lagu, korban dan rekan rekannya langsung joget-joget di lapangan. Nah, ketika sedang berjoget ria, terjadi senggolan fisik antara korban dan pelaku. Namun saat itu tidak ada masalah, karena keduanya langsung bersalaman.
Sebelum Pasar Malam ditutup, sekitar pukul 20.30 Wita, korban bersama saksi hendak pulang. Korban mengambil motor di parkiran dan pulang berboncengan tiga dengan saksi. Namun siapa sangka, pelaku yang sempat bersenggolan dengan korban saat dangdutan, mengejar dari belakang.
“Pelaku langsung memukul korban,” ujarnya.
Tidak terima dipukul, korban turun dari motor dan mengejar pelaku yang lari ke lapangan. Tragisnya, beberapa menit kemudian korban datang tapi sudah dalam keadaan berdarah-darah di sekujur tubuhnya. Kepada teman-temannya, korban mengaku ditebas pelaku menggunakan pisau. Melihat kondisi korban bersimbah darah, para saksi membawa korban ke RSUP Sanglah Denpasar untuk mendapatkan perawatan dan kasusnya dilaporkan ke Polsek Densel.
[pilihan-redaksi2]
“Korban belum bisa dimintai keterangan karena kondisinya masih ditangani tim medis. Korban mengalami luka terbuka pada tangan kiri, kepala belakang dan luka pada lengan kanan,” terang Kapolsek.
“Korban belum bisa dimintai keterangan karena kondisinya masih ditangani tim medis. Korban mengalami luka terbuka pada tangan kiri, kepala belakang dan luka pada lengan kanan,” terang Kapolsek.
Berdasarkan laporan, Tim Opsnal Reskrim Polsek Densel dipimpin Panit Reskrim Iptu Nyoman Laba menyelidiki TKP dan mengamankan sebilah pisau dapur yang digunakan pelaku menebas korban. Berselang beberapa jam, Polisi kemudian melacak keberadaan pelaku dan menangkap di rumah kosnya di Jalan Palapa IV Sesetan Denpasar.
“Pelaku dan barang bukti sudah kami amankan,” tegas Kapolsek. (bbn/Spy/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
02
03
04
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
05
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 731 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026