Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Sudah Saatnya Gema Perdamaian Terdengar Secara Global
Kamis, 23 Agustus 2018,
17:25 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan sudah saatnya Gema Perdamaian (GP) terdengar secara nasional bahkan global, untuk itu ia mengusulkan agar tokoh perdamaian dunia turut diundang dalam perhelatan ini terlebih Bali sudah semakin dikenal sebagai pulau perdamaian.
[pilihan-redaksi]
“Di Unud (Universitas Udayana) sudah ada Institute for Peace and Democracy yang menguatkan posisi kita sebagai pulau perdamaian dan demokrasi, (kawasan) GWK pun diharapkan jadi markas World Cultural Forum,” kata Pastika saat menerima panitia Gema Perdamaian ke-16 tahun 2018 di Ruang Kerjanya, Kantor Gubernur Bali, Kamis (23/8).
“Di Unud (Universitas Udayana) sudah ada Institute for Peace and Democracy yang menguatkan posisi kita sebagai pulau perdamaian dan demokrasi, (kawasan) GWK pun diharapkan jadi markas World Cultural Forum,” kata Pastika saat menerima panitia Gema Perdamaian ke-16 tahun 2018 di Ruang Kerjanya, Kantor Gubernur Bali, Kamis (23/8).
Lebih lanjut ia menambahkan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk perdamaian berdampak baik terhadap pemulihan daerah pariwisata yang sempat terkena bencana. Pastika juga mengungkapkan semua elemen masyarakat khususnya para pelaku ekonomi pariwisata sepatutnya bersyukur dengan adanya gerakan-gerakan yang mengingatkan akan pentingnya perdamaian.
“Kita harus akui bahwa pesan-pesan perdamaian seperti ini membuat kepercayaan wisatawan meningkat sehingga recovery lebih cepat seperti yang dulu terjadi pasca Bom Bali,” kata Pastika.
Di tengah runcingnya perbedaan, Pastika meyakini pesan-pesan perdamaian perlu disampaikan, bahkan dengan cara yang paling sederhana namun secara tulus dari hati. “Pesan perdamaian itu harusnya disampaikan setiap hari, karena perdamaian itu tujuan kita. Tidak ada yang menginginkan permusuhan. Kalaupun terjadi perang, ujungnya pasti untuk perdamaian,” katanya.
[pilihan-redaksi2]
Ketua Panitia Gema Perdamaian ke-16, Kadek Adnyana mengatakan Gema Perdamaian tahun 2018 ini akan dimeriahkan dengan berbagai lomba seperti lomba duta perdamaian, lomba short movie, blog dan lomba berbasis digital lainnya. “Kami harapkan nantinya ada duta perdamaian yang bisa menyebarkan pesan-pesan kedamaian ke dunia dari Bali,” kata Adnyana yang didampingi Steering Committee dan panitia lainnya.
Ketua Panitia Gema Perdamaian ke-16, Kadek Adnyana mengatakan Gema Perdamaian tahun 2018 ini akan dimeriahkan dengan berbagai lomba seperti lomba duta perdamaian, lomba short movie, blog dan lomba berbasis digital lainnya. “Kami harapkan nantinya ada duta perdamaian yang bisa menyebarkan pesan-pesan kedamaian ke dunia dari Bali,” kata Adnyana yang didampingi Steering Committee dan panitia lainnya.
Acara tahun ini juga akan dimeriahkan dengan sarasehan damai bersama para pengusaha di Bali dan puncaknya adalah kegiatan doa bersama tanggal 6 Oktober 2018 di Monumen Bajra Sandi, Denpasar. (bbn/rlspemprov/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026