Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 12 September 2026
Sudah Saatnya Gema Perdamaian Terdengar Secara Global
Kamis, 23 Agustus 2018,
17:25 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan sudah saatnya Gema Perdamaian (GP) terdengar secara nasional bahkan global, untuk itu ia mengusulkan agar tokoh perdamaian dunia turut diundang dalam perhelatan ini terlebih Bali sudah semakin dikenal sebagai pulau perdamaian.
[pilihan-redaksi]
“Di Unud (Universitas Udayana) sudah ada Institute for Peace and Democracy yang menguatkan posisi kita sebagai pulau perdamaian dan demokrasi, (kawasan) GWK pun diharapkan jadi markas World Cultural Forum,” kata Pastika saat menerima panitia Gema Perdamaian ke-16 tahun 2018 di Ruang Kerjanya, Kantor Gubernur Bali, Kamis (23/8).
“Di Unud (Universitas Udayana) sudah ada Institute for Peace and Democracy yang menguatkan posisi kita sebagai pulau perdamaian dan demokrasi, (kawasan) GWK pun diharapkan jadi markas World Cultural Forum,” kata Pastika saat menerima panitia Gema Perdamaian ke-16 tahun 2018 di Ruang Kerjanya, Kantor Gubernur Bali, Kamis (23/8).
Lebih lanjut ia menambahkan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk perdamaian berdampak baik terhadap pemulihan daerah pariwisata yang sempat terkena bencana. Pastika juga mengungkapkan semua elemen masyarakat khususnya para pelaku ekonomi pariwisata sepatutnya bersyukur dengan adanya gerakan-gerakan yang mengingatkan akan pentingnya perdamaian.
“Kita harus akui bahwa pesan-pesan perdamaian seperti ini membuat kepercayaan wisatawan meningkat sehingga recovery lebih cepat seperti yang dulu terjadi pasca Bom Bali,” kata Pastika.
Di tengah runcingnya perbedaan, Pastika meyakini pesan-pesan perdamaian perlu disampaikan, bahkan dengan cara yang paling sederhana namun secara tulus dari hati. “Pesan perdamaian itu harusnya disampaikan setiap hari, karena perdamaian itu tujuan kita. Tidak ada yang menginginkan permusuhan. Kalaupun terjadi perang, ujungnya pasti untuk perdamaian,” katanya.
[pilihan-redaksi2]
Ketua Panitia Gema Perdamaian ke-16, Kadek Adnyana mengatakan Gema Perdamaian tahun 2018 ini akan dimeriahkan dengan berbagai lomba seperti lomba duta perdamaian, lomba short movie, blog dan lomba berbasis digital lainnya. “Kami harapkan nantinya ada duta perdamaian yang bisa menyebarkan pesan-pesan kedamaian ke dunia dari Bali,” kata Adnyana yang didampingi Steering Committee dan panitia lainnya.
Ketua Panitia Gema Perdamaian ke-16, Kadek Adnyana mengatakan Gema Perdamaian tahun 2018 ini akan dimeriahkan dengan berbagai lomba seperti lomba duta perdamaian, lomba short movie, blog dan lomba berbasis digital lainnya. “Kami harapkan nantinya ada duta perdamaian yang bisa menyebarkan pesan-pesan kedamaian ke dunia dari Bali,” kata Adnyana yang didampingi Steering Committee dan panitia lainnya.
Acara tahun ini juga akan dimeriahkan dengan sarasehan damai bersama para pengusaha di Bali dan puncaknya adalah kegiatan doa bersama tanggal 6 Oktober 2018 di Monumen Bajra Sandi, Denpasar. (bbn/rlspemprov/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
02
03
04
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
05
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 735 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026