Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Beacukai Akan Tindak Tegas Jika Ditemukan Vape Tanpa Label Cukai
Kamis, 27 September 2018,
10:13 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Menjelang pengenaan cukai vape pada 1 Oktober 2018 mendatang, Kantor Beacukai Bali Nusa Tengara Barat dan Nusa Tengara Timur (NTB-NTT) akan melakukan pengawasan dan menindak tegas hingga ke ranah pidana jika ditemukan produk Vape tanpa disertai pita cukai di outlet-outlet di Bali.
Kepala Kantor Wilayah Beacukai Bali Nusa Tengara Barat dan Nusa Tengara Timur, Syarif Hidayat, Rabu,(26/9) mengatakan pada 1 Oktober tim pengawasan Beacukai akan turun guna mengecek kemasing-masing outlet guna megecek pita cukai yang harusnya sudah ditempel pada produk Vape. Pihaknya menuturkan sebelumnya aturan ini sudah disosialisasikan per 1 Juli 2018 sekaligus untuk pemberian masa waktu, namun untuk pemberlakuan secara resmi sampai 1 Oktober 2018 ini.
"Waktu ini kami anggap sudah cukup untuk sosialisasi, tetapi jika nanti di lapangan ada yang masih melanggar tentu akan kami proses sesuai peraturan berlaku, Pemerintah hanya sebagai regulator, karena mengikuti perkembangan yang ada saat ini," ujarnya.
Melihat perkembangan Vape, lanjutnya Vape tergolong produk tembakau yang sampai saat ini belum diatur untuk cukai sehingga pemerintah perlu melakukan direvisi terkait ketentuan-ketentuan yang mengikat, baik itu untuk produksi maupun peredarannya.
Syarif mencatat sampai saat ini jika dilihat total penerimaan Vape secara nasional mencapai Rp31 miliar dimana sebesar Rp11 miliar berasal dari daerah Bali. Hingga akhir 2018, Beacukai memprediksi total pendapatan dari Vape di seluruh Indonesia akan mencapai Rp250 miliar atau Rp 300 miliar.
Menurut Hidayat, Bali akan diprakirakan berkontribusi sepertiga dari total pendapatan Vape di seluruh Indonesia pada akhir tahun jika tren yang berlaku masih serupa. "Sangat besar jika dilihat 30 persen lebih penerimaan bisa saja berasal dari Bali," sebutnya.
Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Vaporiser Bali, Gde Maha menyampaikan sangat terbantu oleh Beacukai karena pengenaan cukai semestinya diberlakukan per 1 Juli 2018 akan tetapi, diberi rentan waktu pengurusannya cukai sampai 1 Oktober 2018.
"Meski kami juga menyadari rentan waktu yang diberikan kurang karena sebagian anggota asosiasi masih mengurus persyaratan-persyaratan yang dibutuhkan," cetusnya.
Menurutnya dengan pemberian pita cukai tentunya juga akan memberi kontribusi bagi Bali khususnya dan negara pada umumnya. (bbn/aga/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4641 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026