Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Perkara Dilimpahkan ke Kejaksaan, Ismaya Digiring ke Kerobokan
Selasa, 16 Oktober 2018,
15:50 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Dengan penampilan baju lengan panjang warna putih dan berkacamata hitam, I Ketut Putra Ismaya Jaya atau akrab dikenal "Keris" keluar dari ruang pemeriksaan Kejaksaan Negeri Denpasar, Selasa (16/10) siang.
[pilihan-redaksi]
Pria yang mencalonkan diri untuk DPD RI itu dilimpahkan dari Markas Brimob Tohpati Polda Bali sekitar pukul 11.15 Wita menuju Kejari Denpasar. Sekitar satu jam lamanya, Pentolan salah satu ormas terbesar di Bali itu berada di ruang pemeriksaan begitu tiba di Kejaksaan Negeri yang beralamat di Jalan Sudirman depan Makorem 163 Wirasatya Denpasar.
Pria yang mencalonkan diri untuk DPD RI itu dilimpahkan dari Markas Brimob Tohpati Polda Bali sekitar pukul 11.15 Wita menuju Kejari Denpasar. Sekitar satu jam lamanya, Pentolan salah satu ormas terbesar di Bali itu berada di ruang pemeriksaan begitu tiba di Kejaksaan Negeri yang beralamat di Jalan Sudirman depan Makorem 163 Wirasatya Denpasar.
Baru sekitar pukul 12.35 Wita, Ismaya digiring ke mobil tahanan oleh aparat kepolisian di layar ke Lapas Kelas II A Kerobokan. Saat hendak ditanyai media, Ismaya tidak berbicara banyak. "Ya minta doanya saja," ujarnya sambil berlalu menuju mobil tahanan.
Sementara itu, Kepala Seksi Pidana Umum, Kejaksaan Negeri Denpasar, Arief Wirawan mengatakan, Ismaya akan ditahan di Lapas Kerobokan setelah selama kurang lebih dua bulan ditahan di Mapolresta Denpasar. Usai pelimpahan tahap dua ini, Ismaya akan ditahan selama 20 hari sebelum nantinya dilimpahkan ke pengadilan. "Tim JPU akan memantapkan dakwaannya dulu sebelum disidangkan," katanya di Kejari Denpasar.
Setidaknya ada empat orang Jaksa yang menangani kasus ini. Keempatnya yakni, Jaksa 1 I Made Lovi Pusnawan, Jaksa 2 Nyoman Bela Putra Atmaja, Jaksa 3 Kadek Wahyudi Ardika, dan Jaksa 4 Yuli Peladianti. Bersama dua terdakwa lain yakni I Ketut Sutama dan I Gusti Ngurah Edrajaya alias Gung Wah, Ismaya disangkakan tiga pasal.
Pasal kesatu, bahwa ketiga tersangka pada Senin (13/8) sekitar pukul 15.30 di Kantor Satpol Provinsi Bali, di jalan Panjaitan nomor 10 Renon, Denpasar, yang dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu dengan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa seorang pejabat untuk melakukan perbuatan jabatan atau untuk tidak melakukan perbuatan jabatan yang sah.
Perbuatan para terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 211 KUHP Jo Pasal 214 KUHP. Atau Kedua, bahwa para terdakwa pada hari Senin (13/10) sekitar pukul 15.30 di Kantor Satpol Provinsi Bali, di jalan Panjaitan nomor 10 Renon, Denpasar yang dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu dengan kekerasan atau ancaman kekerasan melawan seorang pejabat yang sedang menjalankan tugas yang sah, atau orang yang menurut kewajiban undang-undang atau atas permintaan pejabat memberi pertolongan kepadanya. Perbuatan ini sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 212 KUHP Jo pasal 214 KUHP.
[pilihan-redaksi2]
Atau ketiga para terdakwa pada hari Senin (13/10) sekitar pukul 15.30 di Kantor Satpol PP Provinsi Bali, di jalan Panjaitan nomor 10 Renon, Denpasar baik sebagai orang yang melakukan perbuatan telah secara melawan hukum memaksa orang lain supaya melakukan tindakan melawan hukum dengan memakai kekerasan. Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 335 ayat (1) ke-1 KUHP Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.
Atau ketiga para terdakwa pada hari Senin (13/10) sekitar pukul 15.30 di Kantor Satpol PP Provinsi Bali, di jalan Panjaitan nomor 10 Renon, Denpasar baik sebagai orang yang melakukan perbuatan telah secara melawan hukum memaksa orang lain supaya melakukan tindakan melawan hukum dengan memakai kekerasan. Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 335 ayat (1) ke-1 KUHP Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.
Sementara itu, Armeini Hasibuan SH selaku Kuasa Hukum dengan tegas meyakinkan bahwa apa yang dilakukan dan dijalankan oleh kliennya telah sesuai prosedur dan tidak melawan hukum. "Perbuatan yang dilakukan klien kami tidaklah salah. Kami yakin itu, kita buktikan nanti (dipersidangan)," ketusnya. (bbn/maw/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/maw
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026