Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Membuang Anjing Betina di Jalan Berpotensi Menambah Penular Rabies
Jumat, 2 November 2018,
07:31 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan kebiasaan membuang anjing betina di jalan atau tempat-tempat yang berpotensi menambah populasi anjing liar yang sangat rentan sebagai penular rabies.
Hal ini disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster saat membuka Kongres Asosiasi Dokter Hewan Asia (FAVA) ke-20 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Kamis (1/11). Sampai saat ini isu penyakit zoonosis, kata dia, di Pulau Bali masih menjadi permasalahan yang belum dapat diatasi, salah satunya penyakit Rabies yang sudah terjadi sejak tahun 2008.
Menurutnya berbagai upaya yang telah dilakukan termasuk dengan penerbitan Perda No.15 Tahun 2009 tentang Pengendalian dan Pemberantasan Rabies belum bisa membebaskan Bali dari ancaman Rabies. “Seiring dengan peningkatan populasi anjing yang sangat cepat, saya mengajak masyarakat untuk mengubah perilaku dalam memelihara dan merawat anjing secara baik dan benar untuk tidak meliarkan anjing piaraannya,” kata Koster.
Koster berharap, pertemuan di BNDCC ini akan menambah pengetahuan, wawasan serta memberikan dampak positif bagi seluruh masyarakat. “Kongres ini akan menjadikan momentum bagi seluruh delegasi-delegasi yang hadir dalam memunculkan pemikiran-pemikiran yang cerdas, imajinatif, dan inovatif yang bersifat membangun dan memberikan solusi yang berkualitas dalam mengatasi berbagai permasalahan yang muncul di bidang kedokteran hewan maupun kesehatan masyarakat," ujarnya.
Ketua Panitia Prof. Drh. Bambang Pontjo Priosoeryanto mengatakan Kongres FAVA ke-20 yang dilaksanakan tanggal 30 Oktober - 3 November 2018 dilaksanakan bersamaan dengan Kongres IVMA ke-28, The 40th FAVA Council Meeting, 15th IVMA International Veterinary Scientific Conference and Animal Health Expo, The 2nd JSPS Core-to-Core Program Tripartite Meeting, The 1st FAVA-AVA Joint Meeting, ASEAN Veterinary Statutory Body Network (AVSBN) Meeting, Meeting of IVMA's Organizations of Veterinary Specialty and Scientific Interest Groups, Indonesian Animal Hospital Association (ARSHI) Meeting dan the 16th PIDHI Meeting.
Seluruh kegiatan ini akan melibatkan sekitar 1000 orang lebih peserta yang datang dari berbagai negara. Acara pembukaan dihadiri Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Dr. Drh. I Ketut Diarmita, Presiden Asosiasi Dokter Hewan Indonesia (IVMA) Dr. Drh. Heru Setijanto dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Drh. I Wayan Mardiana, MM.
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: Diskominfo Buleleng
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4640 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026