Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 12 September 2026
Pelaku Usaha Retail Modern Menilai Perda Pelarangan Kantong Plastik Memberatkan
Sabtu, 15 Desember 2018,
09:08 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com,Badung. Aturan pemerintah daerah yang akan melarang penggunaan kantung plastik di toko retail modern dinilai berat dari sudut pandang bisnis Karena, saat ini tipikal konsumen masih, dan sangat membutuhkan kantong plastik saat berbelanja.
[pilihan-redaksi]
Branch Manager Alfamart Bali, Kristanto Inwahyudi mengatakan jika seandainya penggunaan kantung plastik sampai dilarang tentu hal tersebut menjadi kekhawatiran karena juga akan berimbas pada daya beli konsumen yang ikut menurun juga.
Branch Manager Alfamart Bali, Kristanto Inwahyudi mengatakan jika seandainya penggunaan kantung plastik sampai dilarang tentu hal tersebut menjadi kekhawatiran karena juga akan berimbas pada daya beli konsumen yang ikut menurun juga.
"Selain itu, kami juga akan khawatir akan menyebabkan daya beli konsumen akan ikut menurun," ujarnya, Jumat (14/12).
Selain itu, menurutnya para konsumen akan mengalami kesulitan saat membawa barang belanjaan, terutama konsumen yang mengendari sepeda motor. "Memang konsumen yang membawa mobil tidak akan ada masalah, tetapi bagi konsumen yang membawa sepeda motor tentu akan mengalami kesulitan dalam membawa barang belanjaannya, mengingat 70 persen konsumennya retail kami membawa sepeda motor pada saat berbelanja," ucapnya.
[pilihan-redaksi2]
Inwahyudi menambahkan untuk rencana yang kemungkinan akan dilakukan pihaknya kedepan, yaitu siap-siap mencari penganti dari tas berbahan plastik dengan lebih memilih bahan lebih ramah lingkungan. Tentunya, kata dia, tas itu juga dengan memperhatikan juga agar tidak sampai membebani para konsumen.
Inwahyudi menambahkan untuk rencana yang kemungkinan akan dilakukan pihaknya kedepan, yaitu siap-siap mencari penganti dari tas berbahan plastik dengan lebih memilih bahan lebih ramah lingkungan. Tentunya, kata dia, tas itu juga dengan memperhatikan juga agar tidak sampai membebani para konsumen.
"Misalnya, contoh tas go green yang telah kami miliki saat ini. Meski demikian, maka kami akan tetap mengusahakan mencari produk tersebut nantinya di daerah Bali terlebih dahulu. Jika seandainya sudah ada tas yang lebih ramah lingkungan lagi di Bali," pungkasnya. (bbn/aga/rob)
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
01
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3321 Kali
02
03
04
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 789 Kali
05
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 729 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026