Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Pelaku Usaha Retail Modern Menilai Perda Pelarangan Kantong Plastik Memberatkan
Sabtu, 15 Desember 2018,
09:08 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com,Badung. Aturan pemerintah daerah yang akan melarang penggunaan kantung plastik di toko retail modern dinilai berat dari sudut pandang bisnis Karena, saat ini tipikal konsumen masih, dan sangat membutuhkan kantong plastik saat berbelanja.
[pilihan-redaksi]
Branch Manager Alfamart Bali, Kristanto Inwahyudi mengatakan jika seandainya penggunaan kantung plastik sampai dilarang tentu hal tersebut menjadi kekhawatiran karena juga akan berimbas pada daya beli konsumen yang ikut menurun juga.
Branch Manager Alfamart Bali, Kristanto Inwahyudi mengatakan jika seandainya penggunaan kantung plastik sampai dilarang tentu hal tersebut menjadi kekhawatiran karena juga akan berimbas pada daya beli konsumen yang ikut menurun juga.
"Selain itu, kami juga akan khawatir akan menyebabkan daya beli konsumen akan ikut menurun," ujarnya, Jumat (14/12).
Selain itu, menurutnya para konsumen akan mengalami kesulitan saat membawa barang belanjaan, terutama konsumen yang mengendari sepeda motor. "Memang konsumen yang membawa mobil tidak akan ada masalah, tetapi bagi konsumen yang membawa sepeda motor tentu akan mengalami kesulitan dalam membawa barang belanjaannya, mengingat 70 persen konsumennya retail kami membawa sepeda motor pada saat berbelanja," ucapnya.
[pilihan-redaksi2]
Inwahyudi menambahkan untuk rencana yang kemungkinan akan dilakukan pihaknya kedepan, yaitu siap-siap mencari penganti dari tas berbahan plastik dengan lebih memilih bahan lebih ramah lingkungan. Tentunya, kata dia, tas itu juga dengan memperhatikan juga agar tidak sampai membebani para konsumen.
Inwahyudi menambahkan untuk rencana yang kemungkinan akan dilakukan pihaknya kedepan, yaitu siap-siap mencari penganti dari tas berbahan plastik dengan lebih memilih bahan lebih ramah lingkungan. Tentunya, kata dia, tas itu juga dengan memperhatikan juga agar tidak sampai membebani para konsumen.
"Misalnya, contoh tas go green yang telah kami miliki saat ini. Meski demikian, maka kami akan tetap mengusahakan mencari produk tersebut nantinya di daerah Bali terlebih dahulu. Jika seandainya sudah ada tas yang lebih ramah lingkungan lagi di Bali," pungkasnya. (bbn/aga/rob)
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4640 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026