Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Banjir Bandang Jembrana: 55 KK Diungsikan di Posko Darurat
Selasa, 25 Desember 2018,
21:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Beritabali.com,Jembrana. Banjir bandang yang terjadi beberapa hari lalu yang menimpa beberapa banjar di Desa Penyaringan-Tegalcangkring, masih menyisakan puing–puing dan lumpur di rumah–rumah warga. Selain merusak rumah warga, banjir tersebut juga menyebabkan putusnya jembatan penghubung antara dua banjar yakni Banjar Penyaringan dan Banjar Anyar Tengah.
[pilihan-redaksi]
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana I Ketut Eko Susilo Arta Permana mengatakan warga yang tidak bisa tinggal di rumahnya akibat terkena dampak banjir saat ini sudah berada di posko darurat di Balai Subak Banjar Bilukpoh. “Sampai saat ini terhitung sebanyak 55 KK yang tinggal di posko darurat," ucap Eko.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana I Ketut Eko Susilo Arta Permana mengatakan warga yang tidak bisa tinggal di rumahnya akibat terkena dampak banjir saat ini sudah berada di posko darurat di Balai Subak Banjar Bilukpoh. “Sampai saat ini terhitung sebanyak 55 KK yang tinggal di posko darurat," ucap Eko.
Bupati Jembrana bersama Sekda, Asisten dan pimpinan OPD di Jembrana Selasa (25/12) melakukan peninjauan langsung ke lokasi kejadian. Peninjauan dimulai dari Banjar Anyar untuk mengecek langsung jembatan yang putus. Akibat banjir tersebut akses masyrakat otomatis terhenti. Hal ini juga sangat merugikan mengingat jembatan ini banyak dilalui siswa untuk berangkat sekolah.
Selain itu satu persatu Bupati Artha mengunjungi rumah rumah warga yang terdampak. Ia juga sempat melihat kondisi dapur darurat yang disiapkan BPBD,yang selama ini menyupli konsumsi bagi warga mengungsi maupun kebutuhan petugas dilapangan. Pemantauannya diakhiri diposko darurat yang juga sebagai tempat mengungsi warga yang berada. Dari data disampaikan jumlah warga terdampak banjir sebanyak 55 KK atau 196 jiwa. 22 KK terpaksa mengungsi, serta 27 KK rumahnya mengalami kerusakan. (bbn/jim/rob)
Berita Jembrana Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/eng
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5897 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4625 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2592 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2235 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2209 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026