Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




BPBD Bali: Longsor Timbun Rumah di Karangasem dan Buleleng Hampir Sama Penyebabnya

Rabu, 30 Januari 2019, 12:03 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) provinsi Bali menyebut peristiwa tanah longsor yang menimbun rumah di Desa Ban, Kubu, Karangasem dengan yang di Mangening, Kubutambahan, Buleleng hampir sama penyebabnya.

Kabid Kedaruratan & Logistik BPBD Provinsi Bali, I Komang Kusumaedi dalam keterangannya mengatakan kedua peristiwa longsor itu terjadi di lokasi ketinggian perbukitan, pemicunya hujan, dimana yang longsor adalah tanah dinding tebing samping atau belakang dan menimpa rumah tempat tinggal.
 
"Rumah yang harusnya aman, hangat menjadi tempat tinggal dan berlindung di kala hujan, panas dan beristirahat  bercengkerama bersama keluarga. Ternyata jadilah terkena longsor dari tanah dinding tebing dekat rumah tergerus hujan mengenai rumah saat pemilik dan penghuni ada di dalam," ungkapnya.
 
Dijelaskan dari lokasi kejadian sendiri, kenyataannya rumah berada pada posisi pinggir tebing yang berpotensi terancam kena longsor. Terutama, kata dia, saat hujan atau beberapa jam setelah hujan reda.
 
Namun sungguh dilemtis, karena menurutnya hanya itu areal tanah milik mereka yang bisa mereka dirikan rumah, meski upaya penguatan dinding tebing yang telah mereka lakukan dengan pemadatan, yakni dengan beton sender hingga dengan menanam pohon keras tidak dapat menahan longsor.
 
Untuk itu, ia menghimbau sebagai petugas BPBD agar warga setempat dan dimanapun berada seperti yang berada di lokasi rawan longsor agar selalu waspada, berhati-hati dan memperhatikan tanda-tanda alam, situasi kondisi cuaca, lingkungan sekitar tempat tinggal.
 
"Bahkan sejarah kejadian sebelumnya, sekiranya berbahaya dan mengancam nyawa agar segera menghindar menjauh ke tempat aman ke rumah tetangga atau kerabat yang lebih aman, di saat hujan deras," ujarnya.
 
 
Selebihnya, ia berharap bencana jauh dari warga dan kita tetap melakukan pencegahan, sosialisasi maupun mitigasi agar warga terhindar dari bencana. 
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rls



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami