Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Tiga dari Empat Perangkat Radio Komunikasi Pasebaya Rusak
Rabu, 30 Januari 2019,
20:30 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Keberadaan Relawan Pasebaya dalam memberikan informasi melalui frekuensi radio yang berkaitan dengan aktivitas visual Gunung Agung secara langsung maupun peristiwa lainnya nyatanya dirasakan sangat membantu warga khususnya yang bermukim di kawasan rawan bencana.
Namun, belakangan sejumlah kendala mulai dihadapi oleh para relawan tangguh ini. Salah satunya adalah mulai rusaknya beberapa alat pendukung komunikasi yang berada di Posko Induk Pasebaya.Seperti yang diungkapkan salah satu operator Pasebaya, I Ketut Sudana beberapa waktu lalu.
Dari empat perangkat radio yang ada di Posko induk, saat ini yang berfungsi normal hanya tinggal satu unit saja yang bisa dipergunakan untuk berkomunikasi.
Tiga perangkat sisanya, satu unit ada yang mati total sementara dua unit lainnya hanya bisa dipergunakan untuk monitor saja. "Ada empat perangkat tapi yang masih berfungsi normal cuma satu saja," kata Sudana.
Kerusakan tersebut sebenarnya sudah sejak beberapa bulan lalu, lantaran keterbatasan biaya terpaksa untuk sementara dibiarkan seperti itu. Sementara itu, I Gede Sumerta yang juga sebagai operator berpengalaman dibidang radio komunikasi mengatakan, rata-rata kerusakan yang dialami perangkat di Posko induk pada bagian Panel dan Power Suplainya.
Untuk perbaikan atau mengganti komponen yang rusak dibutuhkan biaya yang tidak sedikit. Misalnya untuk panel, satu panel bisa menghabiskan uang Rp.800 ribu sedangkan untuk Power Suplai bisa Rp.1,5 juta per unitnya itu pun tergantung dengan berapa besar powernya.
"Power supply kita juga sudah sempat ganti beberapa kali karena memang pemakaiannya nonstop 24 jam sedangkan untuk Panel biasanya tahan sampai 2 tahun tergantung pemakaian," tuturnya. Tidak hanya perangkat radio, Sesmograf Radio Riley (SRR) yang terpasang di wilayah Sega juga mengalami kerusakan sejak 8 bulan lalu sampau sekarang juga belum diperbaiki.
Akibat dari tidak berfungsinya SRR ini, bagi warga yang berada di sisi utara dan wilayah Kubu tidak bisa memonitornya, dimana SRR merupakan salah satu hal terpenting karena melalui suara bisa diketahui di areal puncak Gunung terjadi suatu getaran.
Di satu sisi Ketua Pasebaya, I Gede Pawana ketika ditanya mengenai rusaknya beberapa perangkat yang ada di posko Pasebaya mengatakan akan melakukan perbaikan secara perlahan.
Berita Karangasem Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/eng
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2822 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2038 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1986 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1804 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026