Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 28 Juli 2026
Tersangka Buruh Pembunuh Majikannya Mengaku Menyesal, Saat Itu Kalap dan Emosi
Rabu, 13 Maret 2019,
09:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Penyidik Unit Reskrim Polsek Denpasar Barat menjerat tersangka MC dengan pasal berlapis ancaman 20 tahun penjara. Pengenaan pasal berat ini berujung tewasnya Hoo Sigit Pramono (60) dan menganiaya istrinya Dian Indah Permatasari (57) hingga mengalami patah tangan.
[pilihan-redaksi]
Dalam rilis, Selasa (12/3) kemarin, tersangka MC mengenakan baju tahanan dengan tangan diborgol. Pria asal Jombang Jawa Timur itu mengaku menusuk mantan majikannya karena kesal dan sakit hati diberhentikan dari pekerjaanya sebagai buruh proyek.
Dalam rilis, Selasa (12/3) kemarin, tersangka MC mengenakan baju tahanan dengan tangan diborgol. Pria asal Jombang Jawa Timur itu mengaku menusuk mantan majikannya karena kesal dan sakit hati diberhentikan dari pekerjaanya sebagai buruh proyek.
Apalagi setelah berhenti, tersangka tidak memiliki penghasilan. Ia akhirnya merencanakan balas dendam dengan cara menusuk dan memukul korban. "Saya menyesal. Saat itu saya kalap dan emosi. Sekarang saya sadar kalau perbuatan itu (menusuk korban) salah," ucapnya sambil tertunduk.
Di rilis, Kapolresta Denpasar Kombes Ruddi Setiawan mengatakan penyidik menjerat tersangka Chusen dengan pasal berlapis yakni Pasal 355 ayat 2, pasal 331 ayat 3 dan pasal 355 ayat 2 KUHP, dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.
"Tersangka kami jerat dengan pasal berlapis. Kami sudah mengamankan barang-bukti sebilah pisau dapur yang gagangnya patah dan bambu sepanjang 115 cm," ujarnya.
[pilihan-redaksi2]
Kombes Ruddi mengatakan, pembunuhan yang terjadi, Selasa (26/2) pagi, diduga sudah direncanakan. Tersangka mengambil pisau dapur dan sebatang bambu di proyek. Ia kemudian menuju rumah korban di depan Asrama Polisi Abian Timbul di jalan Imam Bonjol denbar dengan mengendarai motor Vario. Setibanya disana, tersangka menaruh pisau dan bambu di rumput pinggir jalan depan rumah korban.
Kombes Ruddi mengatakan, pembunuhan yang terjadi, Selasa (26/2) pagi, diduga sudah direncanakan. Tersangka mengambil pisau dapur dan sebatang bambu di proyek. Ia kemudian menuju rumah korban di depan Asrama Polisi Abian Timbul di jalan Imam Bonjol denbar dengan mengendarai motor Vario. Setibanya disana, tersangka menaruh pisau dan bambu di rumput pinggir jalan depan rumah korban.
Setelah meminta masker ke salah satu penghuni rumah bangunan proyek yang belum jadi, tersangka lalu menggedor-gedor pintu pagar serta berteriak memanggil korban. Nah saat korban keluar, tersangka mengambil pisau dan menusuk perut korban sebanyak dua kali di perut dan dada. Setelah korban terkapar bersimbah darah, tersangka lantas mengambil bambu dan menganiaya istri korban hingga mengalami patah tangan. Korban Sigit akhirnya meninggal dunia 8 Maret lalu saat menjalani perawatan di RSUP Sanglah, Denpasar. (bbn/Spy/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2797 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2029 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1971 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026