Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 28 Juli 2026
Percepat Kesembuhan TBC, Penderita Membutuhkan Pengawas Minum Obat
Jumat, 22 Maret 2019,
12:12 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Penderita Tuberkulose (TBC) dalam proses pengobatan memang membutuhkan waktu cukup panjang selama 6 bulan. Untuk itu dalam mengawasi minum obat penderita TB harus mempunyai Pengawas Minum Obat (PMO) dari keluarganya sendiri.
[pilihan-redaksi]
Dengan demikian diharapkan tidak terjadi putus minum obat yang dampaknya akan menjadi resistent. “Bila dalam jangka waktu 6 bulan penderita sampai putus minum obat akan menyebabkan penyakit menjadi resisten (kebal). Untuk itu saya berharap penderita benar-benar mengikuti proses minum sampai tuntas,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar dr. Luh Putu Sri Armini saat memberikan bantuan sembako pada 100 penderita TBC di Kota Denpasar, Jumat (22/3) di Kantor PPTI Cabang Kota Denpasar.
Dengan demikian diharapkan tidak terjadi putus minum obat yang dampaknya akan menjadi resistent. “Bila dalam jangka waktu 6 bulan penderita sampai putus minum obat akan menyebabkan penyakit menjadi resisten (kebal). Untuk itu saya berharap penderita benar-benar mengikuti proses minum sampai tuntas,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar dr. Luh Putu Sri Armini saat memberikan bantuan sembako pada 100 penderita TBC di Kota Denpasar, Jumat (22/3) di Kantor PPTI Cabang Kota Denpasar.
Lebih lanjut, ia mengatakan penyakit Tuberkulose (TBC) merupakan penyakit menular dan bukan penyakit turunan. Untuk itu penderita harus benar-benar sembut saat melakukan proses pengobatan. Terlebih lagi obat yang diminum diberikan secara gratis oleh pemerintah.
Mengingat penyakit TBC itu bisa disembuhkan secara total bila mengikuti proses pengobatan dengan benar. Dalam kesempatan Sri Armin juga meminta pada petugas puskesmas dan PPTI Cabang Kota Denpasar untuk terus melakukan pendampingan pada penderita disamping sudah ada PMO. Dengan telah dilakukan proses pendampingan dan pendataan bagi penderita TB di Kota Denpasar diharapkan jumlah kasus TB di Kota Denpasar semakin menurun.
“Ini juga tidak terlepas kesadaran masyarakat untuk terus berperilaku hidup bersih sehingga kami harapkan kasus TB semakin menurun,” harapnya.
Ketua PPTI Cabang Kota Denpasar dr. I Made Sudhana Satrigraha di sela-sela menyerahkan bantuan sembako kepada warga masyarakat mengatakan pemberian sembako tersebut merupakan salah satu upaya mendukung para penderita tuberkolosis cepat sembuh.
"Selain memberikan bantuan sembako, kami juga terus memberikan pendampingan pada penderita dengan mensosialisasikan minum obat pada yang tepat yakni PMO (pengawas penelan obat)," ujarnya.
Ia mengharapkan penderita tuberkolosis (TB) yang meminum obat dalam jangka waktu cukup panjang, yaitu enam bulan secara berkesinambungan, atau tidak boleh berhenti sebelum waktu yang ditentukan tersebut.
[pilihan-redaksi2]
Hal tersebut agar tidak terjadi resistensi atau kuman menjadi kebal bila tidak mengikuti aturan meminum obat itu secara teratur.
Hal tersebut agar tidak terjadi resistensi atau kuman menjadi kebal bila tidak mengikuti aturan meminum obat itu secara teratur.
"Saya harapkan semua penderita TB mengikuti aturan dalam meminum obat. Sedangkan untuk PMO benar-benar melakukan pengawasan terhadap penderita TB sehingga dapat mengikuti aturan dalam minum obat," ujarnya.
Disamping itu, Made Sudhana berharap peran masyarakat untuk turut menyosialisasikan dalam pencegahan TBC. Lebih lanjut Made Sudhana menambahkan diakhir tahun 2018 jumlah penderita TBC mengalami penurunan menjadi 1328 penderita dibandingkan pada akhir tahun 2017 sebanyak 1.454 penderita. Meski demikian Sudhana berharap petugas PPTI bersama petugas kesehatan terus melakukan pengawasan sehingga Denpasar benar-benar terbebas dari TBC. (bbn/humasdenpasar/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2786 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2027 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1968 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1800 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026