Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Mengangkat Derajat Arak Bali (5): Brem Bali Sudah Pernah Diekspor ke Jerman
Senin, 20 Mei 2019,
10:32 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Selain arak, Bali juga memiliki produk minuman yang disebut Brem Bali. Minuman brem Bali ini tercatat sudah pernah diekspor ke negara Jepang dan Jerman.
[pilihan-redaksi]
Brem adalah minuman khas daerah Bali yang terbuat dari hasil fermentasi ketan. Minuman beralkohol ini menjadi salah satu minuman tradisional khas Pulau Dewata selain arak. Brem adalah minuman fermentasi yang terbuat dari campuran ketan hitam dan putih.
Pemilik pabrik arak dan juga brem Dewi Sri, Ida Bagus Rai Budarsa menuturkan, sejarah produksi minuman Brem Bali di usaha miliknya dimulai saat pembangunan hotel Bali Beach di Sanur antara tahun 1965 hingga 1966.
"Waktu itu banyak sekali manajer-manajer baru tamatan sekolah perhotelan di Bandung yang tinggal di rumah kami, tidak ada minuman (alkohol) apa-apa waktu itu sehingga sering diajak minum brem. Lalu ada ide kenapa tidak dibotolkan dan dijual," ujar pria yang akrab dipanggil Gus Rai ini kepada beritabali.com, belum lama ini.
[pilihan-redaksi2]
Berangkat dari ide para manajer-manajer hotel itu, pihak keluarga Gus Rai kemudian mulai memproduksi brem Bali kemasan botolan. Selanjutnya brem Bali kemasan botol ini mulai dipasarkan di hotel-hotel yang ada di Bali waktu itu.
"Pihak keluarga yakni bapak dan paman saya kemudian membuat perusahaan pembuat brem persis di sebelah rumah. Brem buatannya itu kemudian kita jual ke hotel-hotel yang ada di Bali waktu itu, sampai ada "brand" atau mereknya sendiri seperti brem hotel Bali Beach, Brem hotel Bali Hyatt, Brem Pertamina Cottage, dan tahun 1974 brem Bali sudah jadi sovenir khas pertemuan pariwisata internasional yang digelar di Bali,"ujarnya.
Selain dijual di hotel-hotel berbintang serta untuk "gift" atau oleh-oleh peserta pertemuan internasional di Bali waktu itu, brem Bali buatan keluarga Gus Rai juga diekspor ke Jepang dan Jerman. [bbn/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3893 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2857 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2043 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1997 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1805 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026