Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Mengangkat Derajat Arak Bali (5): Brem Bali Sudah Pernah Diekspor ke Jerman
Senin, 20 Mei 2019,
10:32 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Selain arak, Bali juga memiliki produk minuman yang disebut Brem Bali. Minuman brem Bali ini tercatat sudah pernah diekspor ke negara Jepang dan Jerman.
[pilihan-redaksi]
Brem adalah minuman khas daerah Bali yang terbuat dari hasil fermentasi ketan. Minuman beralkohol ini menjadi salah satu minuman tradisional khas Pulau Dewata selain arak. Brem adalah minuman fermentasi yang terbuat dari campuran ketan hitam dan putih.
Pemilik pabrik arak dan juga brem Dewi Sri, Ida Bagus Rai Budarsa menuturkan, sejarah produksi minuman Brem Bali di usaha miliknya dimulai saat pembangunan hotel Bali Beach di Sanur antara tahun 1965 hingga 1966.
"Waktu itu banyak sekali manajer-manajer baru tamatan sekolah perhotelan di Bandung yang tinggal di rumah kami, tidak ada minuman (alkohol) apa-apa waktu itu sehingga sering diajak minum brem. Lalu ada ide kenapa tidak dibotolkan dan dijual," ujar pria yang akrab dipanggil Gus Rai ini kepada beritabali.com, belum lama ini.
[pilihan-redaksi2]
Berangkat dari ide para manajer-manajer hotel itu, pihak keluarga Gus Rai kemudian mulai memproduksi brem Bali kemasan botolan. Selanjutnya brem Bali kemasan botol ini mulai dipasarkan di hotel-hotel yang ada di Bali waktu itu.
"Pihak keluarga yakni bapak dan paman saya kemudian membuat perusahaan pembuat brem persis di sebelah rumah. Brem buatannya itu kemudian kita jual ke hotel-hotel yang ada di Bali waktu itu, sampai ada "brand" atau mereknya sendiri seperti brem hotel Bali Beach, Brem hotel Bali Hyatt, Brem Pertamina Cottage, dan tahun 1974 brem Bali sudah jadi sovenir khas pertemuan pariwisata internasional yang digelar di Bali,"ujarnya.
Selain dijual di hotel-hotel berbintang serta untuk "gift" atau oleh-oleh peserta pertemuan internasional di Bali waktu itu, brem Bali buatan keluarga Gus Rai juga diekspor ke Jepang dan Jerman. [bbn/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5926 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4647 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026