Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Napi Kurir dan Pemakai Narkoba Membludak di Lapas Kerobokan

Minggu, 9 Juni 2019, 21:35 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ilustrasi/file tersangka kasus narkoba

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. Dari sejumlah tangkapan Polisi dan BNN yang dijebloskan ke penjara di Lapas Kelas II A Kerobokan, umumnya golongan para pemakai dan kurir narkoba. Napi yang telah keluar dari Kerobokan justru harus balik lagi lantaran terjerat kasus yang sama. Ini menunjukkan upaya petugas untuk membuat efek jera tidak membuahkan hasil.
 
Kerap kali dalam persidangan, hakim menjatuhkan vonis kepada terdakwa yang merupakan seorang residivis. Ironis, karena sebelumnya divonis sebagai pemakai, namun kembali dihukum dan "naik kelas" menjadi pengedar narkoba dengan barang bukti cukup besar.
 
Untuk kasus Narkoba, disebutkan Kepala Lapas Kerobokan, Tony Nainggolan ada 900 orang lebih dari 1.713 orang warga binaan. Kata dia, jumlah tersebut sudah sangat membludak dimana jumlah blok yang ada dipenuhi para terpidana dan warga titipan kasus narkoba.
 
"Kapasitas Lapas hanya bisa menampung 323 orang, tentu mengalami over kapasitas 1.390 orang," kata Tony belum lama ini.
 
Mirisnya lagi, rata-rata usia warga binaan yang terjerat narkotika juga relatif masih muda. 
 
"Bisa dikatakan 85 persennya masih berusia produktif," imbuhnya.
 
Sedangkan untuk warga negara asing yang berada di Lapas Kerobokan, dikatakannya dari 90 orang warga negara asing, 41 diantaranya terjerat kasus barang haram tersebut.
 
"Kami selalu berusaha memperketat pengawasan peredaran narkoba di dalam Lapas. Dalam hal ini bekerja sama dengan pihak kepolisian, BNN, untuk bersinergi, manakala kita punya informasi kita langsung lapor, begitu juga sebaliknya," kata Tony.  [bbn/maw/psk]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/maw



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami