Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Pembangunan Dermaga Sanur dan Tanah Ampo Akan Melibatkan Pihak Swasta
Jumat, 26 Juli 2019,
22:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Denpasar. Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan pengelolaan kawasan dermaga Sanur dan kelanjutan pembangunan pelabuhanTanah Ampo di Karangasem akan melibatkan pihak swasta.
[pilihan-redaksi]
Dia berharap dengan pelibatan pihak swasta, maka pengelolaannya akan lebih profesional. "Kita harapkan swasta yang masuk mempunyai pengalaman internasional. Kita ingin, Bali memiliki standar internasional. Jadi basic-nya APBN, sedangkan tambahan yang sifatnga amanitis dan menjurus ke spesialis itu kita harapkan swasta," terangnya didampingi Gubernur Wayan Koster meninjau rencana pengembangan kawasan Dermaga Sanur di Pantai Matahari Terbit, Denpasar serta kelanjutan pembangunan Pelabuhan Tanah Ampo, Karangasem, Jumat (26/7).
Dia berharap dengan pelibatan pihak swasta, maka pengelolaannya akan lebih profesional. "Kita harapkan swasta yang masuk mempunyai pengalaman internasional. Kita ingin, Bali memiliki standar internasional. Jadi basic-nya APBN, sedangkan tambahan yang sifatnga amanitis dan menjurus ke spesialis itu kita harapkan swasta," terangnya didampingi Gubernur Wayan Koster meninjau rencana pengembangan kawasan Dermaga Sanur di Pantai Matahari Terbit, Denpasar serta kelanjutan pembangunan Pelabuhan Tanah Ampo, Karangasem, Jumat (26/7).
Kunjungan Menhub Budi Karya ini merupakan bagian rencana percepatan realisasi pembangunan infrastruktur transportasi terintegrasi di Bali dari program gagasan Gubernur Koster yang telah mendapat dukungan Presiden Joko Widodo pada beberapa waktu lalu.
Menteri Budi Karya mengatakan, Demaga Sanur sangat potensial dikembangkan. Hal ini setelah pihaknya melihat desain dan kunjungan langsung di lapangan. Rencana ini pun segera akan difinalkan dengan penganggaran pembangunan yang dikombinasikan dari APBN dan KPBU. "Jadi kita kombinasikan, APBN itu ada, swasta lokal, swasta nasional, dan swasta internasional juga ada di sini," jelasnya.
Dengan realisasi pembangunan dermaga ini selain menjawab kebutuhan masyarakat, juga akan meningkatkan kunjungan dan akan mampu menambah waktu tinggal wisatawan di Bali.
"Kalau sekarang satu tahun misal 7 juta (kunjungan wisatawan), dengan seperti ini jadi 3 juta, artinya 3 juta orang dari 7 juta ke Nusa Penida jadi ada tambahan," ujar Menteri Budi Karya.
Sementara Gubernur Koster menyebutkan bahwa rencana pembangunan Dermaga Sanur ini merupakan bagian realisasi dari program infrastruktur terintegrasi darat, laut, dan udara. "Yang laut ini adalah kaitannya dengan segitiga Sanur, Nusa Penida dan Lembongan. Utamanya kepentingan transportasi masyarakat Nusa yang hilir mudik ke Denpasar, transportasi saat piodalan di Pura Dalem Ped, dan transportasi bagi wisatawan. Ribuan pemedek dari seluruh Bali yang tangkil ke Dalem Ped," kata Gubernur Koster.
"Mumpung ini sedang akan bangun, maka harus berstandar internasional. Nah, aspirasi ini telah saya sampaikan kepada Bapak Presiden pada 22 Juli 2019 lalu, dan Beliau langsung merespon dengan menghubungi Bapak Menhub untuk memprogramkan. Bahkan, Beliau memerintahkan secepat mungkin yakni tahun 2020. Jadi Bapak Menteri hadir untuk memastikan program ini berjalan," imbuh Gubernur Koster.
Seusai meninjau lokasi pembangunan kawasan Dermaga Sanur, selanjutnya rombongan Menhub dan Gubernur Bali meninjau kelanjutan pembangunan Pelabuhan Tanah Ampo di Karangasem.
Proyek kelanjutan pembangunan pelabuhan yang sempat terhambat ini, menurut Menhub Budi Karya juga akan mengadeng pihak swasta. Keterlibatan pihak swasta diharapkan mampu meningkatkan kompetensi di bidang konektifi, baik itu untuk pelabuhan bagi yacht ataupun cruise.
"Sesuai arahan Bapak Presiden, Bali ditingkatan kapasitasnya sebagai tempat tujuan wisata. Sebagaimana kita ketahui, Pelabuhan Tanah Ampo adalah salah satu konektifitas pariwisata. Jadi, proyek ini memang kolaborasi antara pemerintah tingkat II, I, dan Pusat. Nah untuk selanjutnya, kita ingin lebih profesional," ujar Menhub Budi Karya.
Di sisi lain Gubernur Koster pada kesempatan itu menjelaskan berbagai kendala penyebab belum beroperasinya Pelabuhan Tanah Ampo, serta soal rencana untuk mengatasi. “Diduga lantaran terdapat perbedaan volume pasangan batu pemecah ombak antara kondisi di lapangan. Untuk itu nanti akan dibuatkan penghalang ombaknya, breakwater. Di sebelah kiri (menghadap darat) untuk kapal kecil kita akan keruk, sedangkan vertikal (sandaran kapal) ini untuk kapal lebih besar," terang Gubernur Koster.
]
[pilihan-redaksi2]
[pilihan-redaksi2]
Selanjutnya ia menambahkan, pembangunan pelabuhan ini akan dikembangkan melalui sistem pola kerjasama antara pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Tujuannya menurut dia, agar pengembangannya lebih profesional dan berkualitas guna meningkatkan daya saing dalam peningkatan mutu pelayanan pariwista di Pulau Dewata. Pembangunan pembangunam terus berlangsung, dan diprediksi rampung dua tahun lagi. “Kita harapkan tahun 2020-2021 pengerjaan proyek ini rampung,” tegas Gubernur Koster.
Tampak pula ikut mendampingi Menhub dalam kunjungan ini, Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra bersama Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dilingkungan Pemprov Bali. (bbn/humasbali/rob)
Berita Premium
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5903 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2594 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026