Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Wisata Medis: Malaysia Tawarkan Pengobatan Kanker dengan Metode Imunoterapi
Minggu, 28 Juli 2019,
19:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Malaysia Healtcare Travel Council (MHTC), sebuah badan pemerintah yang khusus menangani wisata medis menawarkan pengobatan kanker dengan metode imunoterapi. Selain harga terjangkau, kualitas pelayanannya diklaim lebih terjamin karena diawasi pemerintah.
[pilihan-redaksi]
Dr. Lim Su Hong, Konsultan Hematologis dari Gleneagles Hospital Penang menjelaskan, saat ini imunoterapi dapat menjadi salah satu alternatif dalam pengobatan kanker.
Dr. Lim Su Hong, Konsultan Hematologis dari Gleneagles Hospital Penang menjelaskan, saat ini imunoterapi dapat menjadi salah satu alternatif dalam pengobatan kanker.
“Imunoterapi adalah suatu bentuk pengobatan kanker yang memberi manfaat sistem kekebalan tubuh manusia dan sel-sel ini digunakan untuk melawan kanker. Imunoterapi dapat digunakan sendiri dalam pengobatan kanker atau dikombinasikan dengan kemoterapi yang merupakan perawatan utama dalam pengobatan kanker. Terapi tersebut memberikan minimal efek samping,” jelasnya.
Farah Delah Suhaimi selaku Director Market Development Indonesia MHTC menjelaskan selain rumah sakit Gleneagles di Penang yang khusus menangani kanker, MHTC juga membawahi 73 rumah sakit yang tersebar di wilayah Johor, Kuala Lumpur, dan Malaka.
Kelebihan dari pelayanan di Malaysia ketimbang negara tetangga seperti Singapura, kata dia, adalah selain karena pertukaran nilai rupiah yang lebih murah dari dolar, kualitas dan standar pelayanan pun dijamin karena berada dalam pengawasan pemerintah.
[pilihan-redaksi2]
Ia menyebut pertumbuhan wisatawan medis dari Indonesia menunjukkan peningkatan kunjungan yang signifikan. Dari mulai 2017 tercatat sebanyak 600 ribu orang, 2018 sebanyak 900 ribu orang dan tahun ini MHTC menargetkan sebanyak 1 juta orang.
Ia menyebut pertumbuhan wisatawan medis dari Indonesia menunjukkan peningkatan kunjungan yang signifikan. Dari mulai 2017 tercatat sebanyak 600 ribu orang, 2018 sebanyak 900 ribu orang dan tahun ini MHTC menargetkan sebanyak 1 juta orang.
"Dengan pengobatan dan peralatan yang berstandar dunia, selain kanker, kami juga melayani pengobatan jantung, medical check up, dan orthopedic," sebutnya dalam acara gathering kesehatan yang diadakan di Denpasar berkolaborasi dengan komunitas PSMTI (Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia) di Bali.
Menurut data pada tahun 2018, Malaysia Healthcare telah melayani lebih dari 1,2 juta wisatawan medis, ini meningkat lebih dari 14% dibandingkan tahun 2017. Pada tahun yang sama, jumlah pasien dari Indonesia juga mengalami peningkatan sebesar 11% dibandingkan tahun sebelumnya, terutama dari Jakarta, Surabaya dan Medan. (bbn/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2817 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2036 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1986 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1804 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026